INDOSPORT.COM - Direktur Olahraga I One Sports Agency (perusahaan agen pemain), Syed Qamarul Firdaus Samat, mengungkapkan kompetisi yang menjadi favorit para pemain asing top di Asia Tenggara atau ASEAN. Akan tetapi, Indonesia bukanlah negara tujuan para pemain asing, mengapa?
Menurut Firdaus Samat, kompetisi favorit pemain asing di Asia Tenggara adalah Liga Malaysia dan Liga Thailand. Setelah kedua negara tersebut, barulah mereka ke Indonesia dan lain-lain.
Sebab, Liga Malaysia dianggap memiliki manajemen liga yang efisien dan profesional dibanding negara Asia Tenggara lainnya. Isu tunggakan gaji di Malaysia juga tidak terlalu tinggi.
Selain itu, klub-klub Malaysia juga memiliki sokongan dana yang tinggi. Faktor tersebut membuat pemain asing berstatus nasional bersedia datang.
"Sepanjang pengalaman saya, semua pemain asing yang ingin datang ke wilayah ini (Asia Tenggara) pasti akan memilih di sini (Malaysia) atau Thailand terlebih dahulu untuk menjadikan liga negara-negara lain sebagai pilihan kedua," kata Firdaus Samat, dikutip dari media online Malaysia, Semuanyabola.
"Selain itu, ketika MFL melonggarkan persyaratan kualifikasi pemain asing sejak musim ini, saya dihujani banyak pertanyaan termasuk dari Jepang dan Korea Selatan yang ingin mendapatkan pengalaman di sini," lanjutnya.
"Tim seperti Pahang, JDT, Terengganu, Kedah, Melaka dan Kuala Lumpur memiliki daya tarik yang kuat untuk pemain berkualitas karena ada anggaran yang bagus," ujar Firdaus Samat.
"Masalah tunggakan gaji di negara kami tidak terlalu penting untuk dibandingkan dengan liga lain karena meskipun ada tim yang menunda pembayaran tetapi pada akhirnya mereka akan tetap membayar kepada semua pemain," tegasnya menutup.
Malaysia dan Thailand sendiri memang memiliki ranking kompetisi yang bagus di Asia, yakni berada di posisi 17 besar. Sementara itu, Indonesia dan Vietnam berada di peringkat 20 ke bawah.