Liga Indonesia

Sikap Berkelas Pelatih Arema FC yang Hibur Hati Suporter Semen Padang

Jumat, 12 Juli 2019 23:06 WIB
Penulis: Ian Setiawan | Editor: Prio Hari Kristanto
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija saat di Stasiun Gajayana Malang, Senin (24-06-19). Foto: Ian Setiawan/INDOSPORT Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija saat di Stasiun Gajayana Malang, Senin (24-06-19). Foto: Ian Setiawan/INDOSPORT

INDOSPORT.COM - Milomir Seslija mencoba untuk membesarkan hati segenap fans Semen Padang, setelah membuat mereka semakin tenggelam dengan melanjutkan tren negatif di Liga 1.

Hal itu tak lepas dari kemenangan 1-0 yang dipetik Arema FC sore tadi. Satu gol Dedik Setiawan pada menit 38' sudah cukup untuk semakin membuat Semen Padang jatuh tersungkur ke dasar klasemen.

Kekalahan itu melanjutkan rekor tak pernah menang milik tim kabau Sirah hingga laga ke-7 Liga 1. Irsyad Maulana dkk baru mengemas 3 angka dari hasil imbang, dan 4 lainnya berakhir kekalahan.

"Tapi saya bisa pastikan, bahwa Semen Padang bermain dengan bagus. Mereka memberi kami cukup kesulitan," tutur pelatih Arema FC. Milomir Seslija.

Upaya membesarkan hati para suporter Semen Padang pun dilakukannya. Lantatan Milomir tidak mau, anak asuhnya menyikapi kemenangan pertama away mereka di Liga 1 musim ini secara jemawa dan sombong. 

"Fans Semen Padang begitu luar biasa dalam mendukung timnya. Mereka tertib, dan membuat pertandingan semakin menarik," puji dia.

"Sehingga, pertandingan berjalan seru, lancar dan penuh fair play," sambung eks juru taktik Persiba Balikpapan dan Madura United tersebut.

Efek kekalahan beruntun yang didapatkan Semen Padang memang terlihat jelas saat menjamu Arema FC. Minat penonton di stadion Haji Agus Salim terbilang sedikit, dengan masih banyaknya jarak di tribun.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
100%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%