In-depth

Lawan Timnas Indonesia, Intip Kekuatan Para Pemain Naturalisasi Malaysia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022

Senin, 22 Juli 2019 10:09 WIB
Penulis: Subhan Wirawan | Editor: Lanjar Wiratri
© twitter.com/kosovanfooty
Mantan pemain Kedah FA, Liridon Krasniqi . Copyright: © twitter.com/kosovanfooty
Mantan pemain Kedah FA, Liridon Krasniqi .

INDOSPORT.COM - Kekuatan para pemain naturalisasi yang ada di skuat Timnas Malaysia, jelang laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2022 vs Indonesia nampaknya perlu diwaspadai.

Timnas Malaysia sendiri memang gencar melakukan progam naturalisasi, tujuannya jelas untuk memperkuat kekuatan skuat mereka di kualifikasi putaran kedua Piala Dunia 2022 yang dimulai pada bulan September 2019 mendatang.

Dikabarkan bahwa, negara Jiran Malaysia hampir dipastikan diperkuat dua legiun asing yang cukup berpengalaman di Liga Malaysia yakni Liridon Krasniqi (Kosovo) dan Guilherme De Paula (Brasil).

Bahkan dari laman berita Vocketfc.com menyebut, jika induk sepak bola Malaysia masih akan menambah dua pemain naturalisasi lain yakni Kobe Chong serta Armin Meier Rafi.

Kobe Chong merupakan pemain berdarah Jamaika yang sempat menimba ilmu di Cagliari U-17, sedangkan Armin Meier adalah pesepak bola berdarah Jerman yang pernah membela Singapura U-22.

Menteri Dalam Negeri Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassin, mengaku sedang memeriksa dokumen keempat pemaiin tersebut. Jika menenuhi syarat, mereka bisa segera status warga negara Malaysia dan memperkuat skuat Harimau Malaya.

"Jika mereka memenuhi persyaratan konstitusional, mereka dapat bermain di tim nasional dan insya Allah Piala Dunia. Ini bukan hal yang mustahil," kata Tan Sri Muhyiddin Yassin, dikutip Harian Metro.

Malaysia sendiri sebelumnya sudah diperkuat tiga pemain naturalisasi di putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2022, diantaranya adalah Mohamadou Sumareh, La'Vere Corbin-Ong serta Matthew Davies.

Lantas seperti apakah kiprah para pemain naturaliasi Malaysia tersebut? Berikut INDOSPORT coba merangkum dan mengulas, para pemain naturalisasi yang ada di skuat Timnas Malaysia jelang laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2022.

1. Mohamadou Sumareh
Sumareh merupakan sayap kelahiran Gambia, dan telah bergabung bersama Timnas Malaysia sejak tahun 2018 silam, dan menjadi pemain naturalisasi pertama Malaysia sejak 1960.

Debut pertamanya untuk skuat Harimau Malaya terjadi pada 12 Oktober 2018 kontra Sri Lanka. Dalam pertandingan itu, ia tampil sebagai pemain pengganti dan mencetak gol internasional pertamanya dalam kemenangan 4-1.

Total ia telah tampil sebanyak 14 caps untuk Timnas Malaysia, dan mengoleksi 3 gol. Serta membantu Malaysia meraih gelar runner up Piala AFF tahun 2018.

2. La'Vere Corbin-Ong
Pemain berdarah Inggris ini pertama kali memperkuat Timnas Malaysia pada 7 Juni 2019, dan langsung mencetak gol saat berhadapan dengan Timor Leste di putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2020.

Selama memperkuat JDT sejak tahun 2018, pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini telah meraih sejumlah gelar seperti Liga Super Malaysia tahun 2018 dan 2019, serta Malaysia Charity Shield juga di tahun yang sama.

3. Matthew Davies
Serupa dengan Corbin-Ong, bek kanan berdarah Australia ini juga memutuskan menjadi warga negara Malaysia lantaran memiliki darah Malaysia dari sang ibu dan resmi memperkuat skuat harimau malaya sejak 2015 lalu.

Davies pertama kali memperkuat Timnas Senior Malaysia pada 8 September 2015, saat melakoni babak kualifikasi Piala Dunia melawan Arab Saudi.

Meski baru berusia 24 tahun, namun sejumlah gelar bergengsi sukses ia raih bersama klub Pahang FA maupun gelar pribadi. Di antaranya Malaysia FA Cup pada 2018, Malaysia Super League pada 2019, serta Best Young Players untuk musim 2015/16, dan Best Defender of the Year tahun 2017.

4. Guilherme de Paula Lucrécio
Penyerang asal Brasil ini merupakan salah satu penyerang asing cukup berbahaya di Liga Super Malaysia, terbukti ia telah mencetak 48 gol dari 56 penampilannya bersama Kuala Lumpur.

Total selama lima tahun bermain di Malaysia, dirinya telah mengoleksi satu gelar Malaysia Cup tahun 2015, serta Premier League tahun 2017.

5. Liridon Krasniqi
Terakhir ada pemain asal Kosovo, Liridon Krasniqi yang juga merupakan penyerang paling berbahaya di Liga Super Malaysia. 

Terbukti dirinya berhasil menyabet sejumlah trofi serta beberapa gelar pribadi dalam beberapa tahun ke belakang, diantaranya Malaysia Premier League, Malaysia Cup, Malaysia Charity Shield, serta Malaysia FA Cup.

Sejumlah penghargaan individual yang pernah diraih Liridon antara lain Best Foreign Player, Most Popular Players Fans Voted, The Best 11 Fans Voted, dan Kedah FA Cola Kedah-KFA Player of the Month untuk bulan Maret 2016.

IDS Emoticon Suka
Suka
30%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
20%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
20%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
10%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
10%
IDS Emoticon Marah
Marah
10%