INDOSPORT.COM - Juventus mengumumkan, fans Napoli yang tinggal dan berdomisili di Campania tidak bisa menyaksikan laga Bianconeri vs Partenopei di Serie A Italia, Minggu (01/09/19) dini hari WIB.
Dua klub yang terus bersaing demi meraih gelar Scudetto itu akan bertemu di Turin, Namun, penduduk asli Napoli dilarang menghadiri pertandingan sepak bola tersebut.
Melalui laman resmi klub, Juventus menyatakan bahwa penjualan tiket akan dimulai besok, Sabtu (10/08/19). Fans Napoli dan penduduk Campania tidak diperkenankan membeli tiket.
Nota della società
— JuventusFC (@juventusfc) August 8, 2019
Precisazione circa la vendita dei biglietti per Juventus-Napoli del 31 agostohttps://t.co/gSkakHrLkh pic.twitter.com/1RLQpAPJrL
Hal tersebut mengundang respons dari politisi Campania, Flavia Sorrentino. Ia menyebut Bianconeri melakukan tindakan rasisme dan diskriminasi teritorial.
Persaingan kedua klub sepak bola ini tak hanya terjadi di Serie A Italia, namun juga karena masing-masing merepresentasikan kekuatan besar dari wilayah utara dan selatan negara Italia.
Sementara itu, pelatih Juventus, Maurizio Sarri sempat menukangi Napoli pada 2015-2018. Sarri juga lahir di kota Naples. Jadi, Sarri adalah satu-satunya orang Naples yang diperkenankan hadir di pertandingan akbar tersebut.
Sebelumnya, Juventus juga pernah mendapat hukuman lantaran para fans menyanyikan lagu anti-Neapolitan pada sebuah laga yang mempertemukan Si Nyonya Tua dan Napoli.