Liga Indonesia

Krisis Pemain, Ini Skenario Pelatih PSIS Saat Melawan Arema

Kamis, 29 Agustus 2019 15:53 WIB
Penulis: Alvin Syaptia Pratama | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Alvin Syaptia Pratama /INDOSPORT
Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah ketika memberi arahan ke para pemain. Copyright: © Alvin Syaptia Pratama /INDOSPORT
Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah ketika memberi arahan ke para pemain.

INDOSPORT.COMPSIS Semarang nampaknya sedang dilanda krisis pemain terutama di posisi bek tengah setelah pemain andalannya M. Rio Saputro mengalami cedera.

Ya, Rio cedera saat pertandingan melawan Madura United pada laga pekan ke-16 kompetisi Shopee Liga 1 2019 beberapa waktu lalu.

Akibat cederanya tersebut, Rio harus absen membela Laskar Mahesa Jenar yang akan melawat ke markas Arema FC pada akhir pekan nanti di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Apalagi pemain yang berposisi bek tengah lainnya seperti Fauzan Fajri dan Ganjar Mukti juga harus berhalangan tampil saat PSIS melawan Arema FC.

Untuk Fauzan, ia harus istirahat dalam beberapa bulan ke depan karena cedera, sementara Ganjar Mukti saat ini tengah mendapat panggilan kesatuannya di TNI AD untuk mengikuti Piala Panglima TNI.

Dengan kondisi yang ada, Bambang Nurdiansyah nampaknya harus memutar otak lebih jauh supaya menemukan solusi dari krisis pemain yang tengah dihadapi PSIS.

“Kami ini benar-benar krisis pemain bek tengah setelah Rio cedera, kemungkinan besar coba memainkan kembali Patrick Mota sebagai bek tengah,” ujarnya kepada awak media usai sesi latihan di Stadion Bumi Phala, Temanggung.

“Tetapi kami akan membawa pemain muda Aqsha, pemain yang ada akan kami maksimalkan di tengah kondisi seperti sekarang,” imbuh Bambang Nurdiansyah.

Pada pertandingan sebelumnya saat melawan Madura United, Bambang Nurdiansyah melakukan perjudian besar dengan memasang Patrick Mota sebagai bek tengah.

Alhasil, pemain sepak bola asal Brasil ini justru melakukan gol bunuh diri dan PSIS harus pulang dengan tangan hampa setelah skor berakhir dengan kedudukan tiga gol tanpa balas.