Liga Indonesia

Bertekad Tekuk Semen Padang, Persib Harus Lupakan Insiden Pelemparan Bus

Rabu, 18 September 2019 13:25 WIB
Penulis: Arif Rahman | Editor: Indra Citra Sena
© Arif Rahman/INDOSPORT
Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, dalam konferensi pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (3/5/19). Foto: Arif Rahman/INDOSPORT Copyright: © Arif Rahman/INDOSPORT
Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, dalam konferensi pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (3/5/19). Foto: Arif Rahman/INDOSPORT

INDOSPORT.COM - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, akan bekerja keras untuk mengamankan poin penuh dalam laga kandang Shopee Liga 1 2019 menghadapi Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (18/9/19), nanti malam. 

Menurut Supardi, raihan poin penuh sangat penting untuk memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen Shopee Liga 1 2019. Pasalnya, hingga pekan ke-18, Maung Bandung masih menduduki peringkat ke-10 dengan perolehan 20 poin.

"Saya setuju dengan pelatih karena pertandingan ini sangat penting. Kami berusaha memaksimalkan laga kandang, Kami bertekad untuk meraih poin penuh," tegas Supardi Nasir. 

Target mengamankan poin penuh pada setiap pertandingan bukan beban bagi Supardi. Justru, hal itu menambah motivasi para pemain untuk menampilkan permainan terbaiknya bareng Persib Bandung

"Tuntutan meraih poin penuh bukanlah beban bagi pemain, tapi memang tekad kami bersama. Mudah-mudahan tekad ini bisa tercapai," kata Supardi. 

Pasca-insiden pelemparan batu ke bus yang ditumpangi skuat Persib, Sabtu (14/9/19), Supardi mengakui kondisi mental rekan setimnya lumayan terganggu, terlebih beberapa pemain baru pertama kali mengalami kejadian semacam itu. 

Meski begitu, Supardi dan rekan-rekannya sudah berusaha melupakan insiden mengerikan tersebut dan fokus menatap pertandingan kontra Semen Padang dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat. 

"Memang sedikit syok, terutama pemain kami karena mungkin pertama kali bagi mereka, sedangkan sebagian besar pemain lain sudah punya pengalaman, tapi tetap saja panik. Kejadian ini berpengaruh ke mental pemain," ucapnya. 

"Saya berharap kejadian kemarin yang terakhir dan dari situ semoga Persib Bandung seperti pepatah. Semakin tinggi pohon semakin kencang angin, semoga itu berlaku ke tim kami," pungkas Supardi Nasir.