Bola Internasional

Garuda Select II Raih Kemenangan Perdana di Inggris, Ada Penerus Bagus Kahfi?

Jumat, 8 November 2019 18:24 WIB
Penulis: Martini | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© Instagram/mysupersoccer
Garuda Select II raih kemenangan perdana di Inggris saat berujicoba lawan MK Dons U-18, Rabu (06/11/19), Subhan Fajri disebut jadi penerus Bagus Kahfi. Copyright: © Instagram/mysupersoccer
Garuda Select II raih kemenangan perdana di Inggris saat berujicoba lawan MK Dons U-18, Rabu (06/11/19), Subhan Fajri disebut jadi penerus Bagus Kahfi.

INDOSPORT.COM – Skuat muda Indonesia, Garuda Select II sukses menaklukkan tim sepak bola asal Inggris, MK Dons U-18 dalam laga ujicoba Rabu (06/11/19) lalu. Para pemain pun semakin termotivasi untuk meneruskan jejak pendahulunya, Bagus Kahfi dan kawan-kawan.

Sempat unggul 3-0 atas tim MK Dons U-18, Garuda Select II harus puas menutup pertandingan dengan skor 3-2. Tiga gol dicetak masing-masing oleh Subhan Fajri di babak pertama, dan Muhammad Rafli Asrul serta Alfriyanto Nico di babak kedua.

Subhan Fajri, striker muda jebolan Barito Putera U-16, mengaku bangga bisa mencetak gol pertama saat menghadapi MK Dons, dan semakin termotivasi untuk melanjutkan kiprahnya di Inggris.

“Gol pertama (lawan MK Dons) jadi motivasi buat teman-teman, gol pertama juga buat saya. Mulai dari gol itu, kami jadi lebih semangat, lebih kompak lagi untuk mencetak gol kedua bahkan ketiga,” ungkap Subhan Fajri.

“Ini bisa jadi motivasi buat kami. Minggu-minggu ke depan lawannya akan lebih kuat lagi, jadi ini motivasi dan pelajaran agar kami lebih bekerja keras dan lebih kompak lagi,” tambahnya.

Sempat dielu-elukan sebagai penerus Bagus Kahfi, karena sama-sama berposisi sebagai striker dan membela Barito Putera, namun Subhan Fajri memilih untuk menepis anggapan tersebut, dan berkonsentrasi menuntut ilmu sepak bola di Inggris.

Setidaknya saat bersua tim Inggris MK Dons U-18, Fajri, sapaan akrabnya, mendapat pelajaran berharga untuk tidak menurunkan tempo permainan meski sudah unggul telak atas tim lawan.

“Mungkin karena anak-anak sudah puas sama skor 3-0, mereka pikir sudah cukup dan main bertahan saja. Sebenarnya nggak boleh kayak gitu, tetap harus kerja keras sampai menit akhir.”

“Kalau sudah unggul, jangan terlalu cepat puas. Dari awal sampai akhir harus kerja keras, harus kompak lagi, itu mungkin yang harus diperbaiki,” pungkasnya.

Sebelum meraih kemenangan atas MK Dons U-18, skuat Garuda Select II juga pernah mengalami kekalahan saat berujicoba dengan Northampton U-18, dan bermain imbang ketika bersua dengan Mansfield U-18.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
100%