INDOSPORT.COM - Impian Sriwijaya FC untuk kembali berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan kandas sudah. Sebab Sriwijaya takluk di laga perebutan tiket terakhir promosi Liga 1.
Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu tunduk 0-1 atas Persiraja Banda Aceh pada laga perebutan juara ketiga Liga 2 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (25/11/2019) sore.
Dengan kekalahan tersebut, pelatih dan pemain Sriwijaya meminta maaf kepada masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) gagal memberikan tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
"Yang pertama saya ucapkan permohonan maaf saya sedalam-dalamnya kepada masyarakat Sumsel, yang mana saya tidak bisa membawa Sriwijaya FC ke Liga 1," kata pelatih Sriwijaya, Kas Hartadi, dalam temu pers usai pertandingan.
Pelatih berlisensi A AFC itu mengaku timnya menguasai jalannya pertandingan. Namun akibat blunder pemainnya sehingga tim yang berlaga di Liga 1 musim lalu ini kalah di laga tersebut.
"Sebetulnya permainan kita yang menguasai jalannya pertandingan. Kita hanya satu kesalahan yang fatal terjadinya gol. Dan sampai akhir pertandingan kita gak bisa bikin gol. Sekali lagi saya mohon maaf kepada masyarakat Sumsel," lanjutnya.
Permintaan maaf juga disampaikan pemain Sriwijaya, Johanes Nabar. Mewakili para pemain lainnya, pemain berusia 28 tahun itu meminta maaf kepada masyarakat Sumsel.
"Ya saya mewakili para pemain juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sumsel. Kami sudah berjuang, tapi hasil tidak berpihak kepada kami. Kami dan teman-teman sudah mengeluarkan kemampuan kami, ya kami belum beruntung," tutupnya.
Karena hasil ini, Sriwijaya FC harus menemani PSMS Medan, dua klub besar dari Pulau Sumatera itu harus kembali berlaga di Liga 2 musim depan. Keduanya sama-sama gagal promosi ke Liga 1.