In-depth

Fabinho, Kepingan Awal dari Kehancuran Liverpool di Liga Inggris Musim Ini

Sabtu, 30 November 2019 19:12 WIB
Editor: Coro Mountana
© Twitter.com/liverpoolfc
Fabinho, Kepingan Awal dari Kehancuran Liverpool di Liga Inggris Musim Ini. Copyright: © Twitter.com/liverpoolfc
Fabinho, Kepingan Awal dari Kehancuran Liverpool di Liga Inggris Musim Ini.

INDOSPORT.COM – Menghilangnya Fabinho selama setidaknya dua bulan ke depannya tampaknya akan menjadi kepingan awal kehancuran Liverpool di Liga Inggris musim ini.

Seperti yang kita tahu Liverpool sudah sangat lama puasa gelar Liga Inggris dan di musim inilah peluang emas untuk menuntaskannya.

Bagaimana tidak, hingga pekan ke-13, Liverpool masih nyaman di puncak klasemen sementara dengan unggul 8 poin atas Leicester City. Sebuah selisih poin dengan posisi kedua yang sangat besar dan menguntungkan Liverpool tentunya.

Akan tetapi malapetaka menghampiri Liverpool di laga terakhir melawan Napoli di Liga Champions. Salah satu pemain terpenting Liverpool, Fabinho alami cedera yang sangat serius sehingga mengharuskannya absen setidaknya selama 2 bulan.

Absennya Fabinho sendiri diyakini akan menjadi kepingan awal dari kehancuran Liverpool di Liga Inggris musim ini, mengapa demikian?

Fabinho, Gelandang Bertahan Paling Komplet di Liverpool

Sesungguhnya ketiadaan Fabinho membuat kekuatan Liverpool sudah terlihat saat ditahan imbang Napoli kemarin. Begitu Fabinho keluar lapangan di menit ke-19 karena cedera, Napoli langsung mencetak gol pembuka hanya 2 menit berselang.

Fabinho bisa dikatakan adalah gelandang bertahan paling komplet yang dimiliki Liverpool saat ini karena sanggup melakukan tugas bertahan dan menyerang sama baiknya. Menurut catatan Whoscored, Fabinho ternyata adalah pemain  Liverpool yang terbanyak melakukan tekel.

Sebanyak 51 kali Fabinho melakukan upaya tekel, berbanding 36 milik Jordan Henderson dan Georginio Wijnaldum yang hanya 22 kali saja. Oleh karena itu, peran Fabinho sangatlah penting dalam memutus aliran serangan lawan sebelum ke kotak penalti Liverpool.

© Getty Images
James Rodriguez meringis kesakitan ditekel Fabinho. Copyright: Getty ImagesJames Rodriguez meringis kesakitan ditekel Fabinho.

Dari aspek menyerang, Fabinho juga menjadi gelandang yang rajin dalam mengkreasi serangan meski berposisi sebagai gelandang bertahan. Bahkan Fabinho menjadi gelandang dengan jumlah operan terbanyak di Liverpool (725 kali).

Makanya sangat wajar melihat Fabinho nyaris tidak pernah kena rotasi di lini tengah Liverpool, berbeda dengan Henderson dan Wijnaldum yang sering digantikan. Peran Fabinho sangatlah vital di Liverpool karena tidak ada yang bisa menggantikannya sebaik dirinya.

Fabinho sejatinya pernah tidak diturunkan dalam laga melawan Aston Villa, tetapi seperti yang kita tahu saat itu Liverpool setengah mati untuk meraih kemenangan. Jordan Henderson bisa mengisi posisi gelandang bertahan tetapi tidak sebaik Fabinho.

Kini dengan jadwal yang sangat padat di dua bulan mendatang dengan tanpa Fabinho, akankah ini menjadi kepingan awal kehancuran Liverpool di Liga Inggris musim ini?