Liga Indonesia

Lupakan Persipura, Manajemen PSIS Ingin Timnya Menang Lawan Arema

Jumat, 6 Desember 2019 17:51 WIB
Penulis: Alvin Syaptia Pratama | Editor:
© Alvin Syaptia/INDOSPORT
Laga pertandingan antara Persipura Jayapura vs PSIS Semarang pada Shopee Liga 1 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (04/12/19). Copyright: © Alvin Syaptia/INDOSPORT
Laga pertandingan antara Persipura Jayapura vs PSIS Semarang pada Shopee Liga 1 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (04/12/19).

INDOSPORT.COM – Manajemen PSIS Semarang menargetkan poin penuh saat timnya menghadapi Arema FC dalam laga pekan ke-31 kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Minggu (08/12/19) sore.

Pihak manajemen tak ingin para pemainnya larut dalam kesedihan usai di partai terakhir klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini takluk dari Persipura Jayapura dengan skor 2-0.

“Kami tidak ingin kembali kehilangan poin setelah kemarin saat melawan Persipura menargetkan poin penuh namun kami gagal. Pada laga melawan Arema FC wajib hukumnya PSIS harus memperoleh tiga poin karena ini partai kandang,” ujar General Manager PSIS, Wahyu Winarto kepada awak media, Jumat (06/12/19).

“Dari manajemen berharap seluruh komponen tim melupakan kekalahan kemarin dan fokus menghadapi Arema FC. Ini salah satu pertandingan penting bagi PSIS karena kami butuh kemenangan lagi supaya aman dari degradasi,” imbuh pria yang akrab disapa Liluk tersebut.

Liluk juga berpesan kepada para pemain dan staff pelatih untuk mempersiapkan dengan baik segala sesuatunya supaya lawan Arema FC bisa menggapai target yang diberikan.

Saat ini posisi PSIS di klasemen Liga 1 2019 memang belum sepenuhnya aman dari jeratan zona degradasi. Klub asal Ibukota Jawa Tengah tersebut saat ini memiliki 37 poin dan hanya memiliki selisih tujuh poin dari Badak Lampung dan Kalteng Putra yang menghuni zona degradasi.

Jika berhasil menang lawan Arema FC lalu Badak Lampung dan Kalteng Putra gagal meraih poin dalam laga pekan ke-31, maka posisi PSIS bisa dipastikan aman di kompetisi Liga 1 tahun 2020.