Bola Internasional

Presiden PSG Didakwa Telah Suap Eks Petinggi FIFA

Kamis, 20 Februari 2020 18:03 WIB
Penulis: I Made Dwi Kardiasa | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© hindustantimes.com
Nasser Al-Khelaïfi, pemilik PSG didakwa telah menyuap eks petinggi FIFA, Jerome Valcke. Copyright: © hindustantimes.com
Nasser Al-Khelaïfi, pemilik PSG didakwa telah menyuap eks petinggi FIFA, Jerome Valcke.

INDOSPORT.COM - Nasser Al-Khelaifi selaku pemilik raksasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain didakwa telah melakukan pelanggaran hukum usai terbukti lakukan suap eks petinggi FIFA, Jerome Valcke.

Berdasarkan rilisan resmi yang telah diterima akun jurnalis, David Conn, konglomerat asal Qatar tersebut dikabarkan telah melakukan tindakan melanggar hukum ketika melakukan kesepakatan ilegal sesuai surat pengadilan Swiss.

Alhasil, dengan bukti yang cukup kuat ini, Nasser Al-Khelaifi, terjerat hukuman dan dipastikan akan menjalani persidangan terkait suap yang melibatkan eks sekretaris jendral induk organisasi sepak bola terbesar dunia tersebut.

Valcke sendiri memang memiliki catatan buruk selama menjabat sebagai orang penting FIFA. Pria berusia 59 tahun tersebut diketahui sempat melakukan tindakan korupsi dengan melakukan kontrak ilegal bersama Sepp Blatter dan Michael Platini.

FIFA pun sempat mengambil langkah tegas dengan memecat dan melarang Valcke untuk terlibat dalam berbagai aktivitas sepak bola di bawah naungannya tahun 2016 lalu. Melihat keterlibatan Nasser Al-Khelaifi, kemungkinan besar kejadian ini terjadi sebelum pemecatan itu.

Pada tahun 2017 lalu, kasus ini sempat muncul ketika dirinya dikabarkan menerima hasil suap terkait hak siar Kejuaraan Atletik Dunia 2017 lalu dengan Nasser Al-Khelaifi tahun 2016. Meski demikian, Valcke membantah hal tersebut kasus ini tiba-tiba menghilang.

Namun, pada tahun ini akhirnya kasus ini kembali diangkat dengan bukti yang cukup kuat untuk memberatkan sang pemilik PSG tersebut dengan mantan petinggi FIFA.

Nasser Al-Khelaifi sendiri cukup dikenal selain sebagai pemilik PSG, juga menjadi kepala grup media beIN dan anggota komite UEFA.