Liga Spanyol

Anelka dan Para Pembelian Gagal Real Madrid di Era Lorenzo Sanz

Minggu, 22 Maret 2020 17:25 WIB
Penulis: Subhan Wirawan | Editor: Indra Citra Sena
© GettyImages
Anelka dan Para Pembelian Gagal Real Madrid di Era Lorenzo Sanz Copyright: © GettyImages
Anelka dan Para Pembelian Gagal Real Madrid di Era Lorenzo Sanz

INDOSPORT.COM -  Termasuk Nicolas Anelka, berikut para pembelian gagal Real Madrid di era kepresidenan Lorenzo Sanz. Siapa sajakah mereka?

Lorenzo Sanz sendiri merupakan presiden Real Madrid periode 1995-2000, namun kini ia telah wafat setelah dirawat di rumah sakit selama beberapa hari akibat mengalami demam. 

Menurut laporan dari Marca, tes yang dilakukan kepada pria berusia 76 tahun itu menyebutkan kalau pahlawan Real Madrid itu terinfeksi virus corona. Kepergian Lorenzo Sanz pun ditangisi oleh seluruh fans Real Madrid.

Semasa aktif sebagai presiden klub, Lorenzo Sanz cukup royal dengan memboyong beberapa pemain bintang. Lorenzo Sanz jadi bagian Real Madrid dengan menggantikan Amon Mendoza yang mundur akibat masalah finansial klub

Dengan permasalah pelik tersebut, Lorenzo Sanz tetap berhasil memboyong sejumlah bintang seperti Davor Suker hingga Predrag Mijatovic menggunakan uangnya sendiri.

Lima tahun menjabat sebagai pemimpin El Real, pengusaha kelahiran Madrid itu sukses meraih gelar Liga Champions sebanyak dua kali edisi 1997-1998 dan 1999-2000. 

Catatan yang cukup impresif, mengingat Real Madrid terakhir kali juara Liga Champions pada saat itu terjadi di musim 1965-1966, artinya butuh waktu 32 tahun buat Los Blancos untuk bisa kembali juara.

Meski berhasil mempersembahkan gelar juara, Lorenzo Sanz punya beberapa catatan kelam dan salah satunya adalah pembelian gagal pemain bintang yang berujung pada penghamburan uang.

Berikut INDOSPORT coba merangkum serta mengulas, deretan pembelian gagal Real Madrid di Era Lorenzo Sanz sejak 1996 hingga 2000:

Nicolas Anelka

Nama pertama adalah Nicolas Anelka yang diboyong dari Arsenal seharga 34,5 juta euro pada musim panas 1999. Nilai tersebut menjadi salah saga transfer di Eropa saat itu.

Berbekal 23 gol bersama Arsenal, penampilan Anelka sempat menuai ekspektasi tinggi setelah sukses mencetak gol di pertandingan ‘El Clasico’ dan menceploskan dua gol di semifinal Liga Champions.

Sayang, penampilan impresif Anelka hanya berlangsung di beberapa pekan awal dan total dirinya cuma mampu mencatatkan tujuh gol dari 31 penampilan dalam semusim. 

Elvir Baljic 

Berikutnya ada Elvir Baljic. Mungkin tidak banyak orang tahu jika penyerang Bosnia ini pernah berseragam Real Madrid. Dia diboyong dari klub Turki, Fenerbahce, dengan mahar sebesar 26 juta euro pada 1999, terhitung fantastis lantaran kapasiasnya belum teruji di kancah Eropa.

Terbukti Baljic hanya mencatatkan 11 penampilan dengan sebiji gol dalam semusim. Selain performa yang tidak cukup bagus di LaLiga, cedera lutut juga menjadi penghambat karier sang pemain di Real Madrid.

Christian Karembeu

Terakhir ada nama Christian Karembeu, gelandang Timnas Prancis tersebut menjadi pembelian termahal Real Madrid di musim 1997/98 dengan nilai 12,5 juta euro.

Namun sayang, dengan mahar sebesar itu dirinya gagal menjadi pilar utama Real Madrid, dan cuma mencatatkan 78 pertandingan di semua ajang selama tiga musim.

Christian Karembeu lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan, serta kalah bersaing dengan beberapa bintang Real Madrid saat itu, seperti Clarence Seedorf dan juga Guti.