In-depth

Membayangkan Nuansa Eropa di Barisan Belakang Timnas Indonesia U-19

Senin, 23 Maret 2020 15:48 WIB
Editor: Rafif Rahedian
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Timnas Indonesia U-19 sendiri memiliki opsi untuk memainkan pemain luar negeri bernuansa Eropa di barisan belakang dalam ajang Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Timnas Indonesia U-19 sendiri memiliki opsi untuk memainkan pemain luar negeri bernuansa Eropa di barisan belakang dalam ajang Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

INDOSPORT.COMTimnas Indonesia U-19 sendiri memiliki opsi untuk memainkan pemain luar negeri bernuansa Eropa di barisan belakang dalam ajang Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Karena sejauh ini sudah cukup banyak wonderkid tanah air yang mengarungi karier di luar negeri. Tak hanya pemain lokal asli, namun juga ada bek berdarah Indonesia yang bisa dipanggil ke Timnas Indonesia U-19.

Terbaru, ada sosok Stefan Antonic yang mendapatkan panggilan pertamanya di Timnas Indonesia U-19. Itu dibenarkan langsung oleh sang ayah, Dejan Antonic.

"Ya, saya senang sekali sebagai orang tua dia (Stefan) karena bisa masuk tim atau negara besar di mana saya dulu bermain dan sekarang kerja sebagai pelatih," katanya, dikutip dari vocketfc.

 “Semoga dia bisa kerja keras untuk Indonesia, bisa dapat kesempatan. Karena ini adalah kesempatan dan kehormatan besar untuk dia bermain di sebuah negara besar," tambahnya.

Meski saat ini bermain di klub raksasa Hong Kong, Kitchee SC, namun Stefan Antonic memiliki darah Eropa dari sang ayah. Seperti yang diketahui, Dejan Antonic merupakan warga Serbia.

Selain Stefan Antonic, kebanyakan pemain muda asli maupun keturunan Indonesia, lebih sering bermain di kompetisi Eropa. Pengalaman itu pun cukup dibutuhkan untuk membuat Timnas Indonesia U-19 mampu menyaingi bintang-bintang dunia.

© instagram.com/stefanantona
Stefan Antonic, anak dari Dejan Antonic yang dipanggil ke Timnas Indonesia kini membela Kitchee SC Copyright: instagram.com/stefanantonaStefan Antonic, anak dari Dejan Antonic yang dipanggil ke Timnas Indonesia kini membela Kitchee SC.

Meski begitu, Timnas Indonesia level junior hampir tidak pernah memanggil pemain muda yang tengah berkarier di Eropa saat mereka akan bersaing di Piala AFF atau Piala Asia.

Namun agenda yang akan dihadapi Timnas Indonesia U-19 nanti akan sangat serius, yakni Piala Dunia U-20 2021. Bukan tidak mungkin jika pelatih membutuhkan sosok pemain yang berpengalaman di Eropa.

Meski demikian, bukan berarti Shin Tae-yong harus bergantung kepada para pemain luar negeri tersebut. Ia juga ditugaskan untuk meningkatkan kualitas pemain muda lokal.

Mengingat, Timnas Indonesia U-19 juga memiliki pemain berkualitas di barisan pertahanan. Sebut saja Bagas Kaffa, yang kerap kali mendapatkan menit bermain di Liga 1 2020 bersama Barito Putera.

Namun Bagas Kaffa sendiri bakal mendapatkan persaingan ketat, apabila Shin Tae-yong memanggil seluruh bek muda bernuansa Eropa ke Timnas Indonesia U-19.

Beberapa pemain yang dimaksud adalah Joseph Simatupang (bek kanan), Elkan Baggot (bek tengah), Tristan Gooijer (bek tengah), Stefan Antonic (bek tengah), dan Max Christoffel (bek kiri).

Apabila bila Shin Tae-yong memberikan kesempatan untuk memanggil bek muda Indonesia di luar negeri tersebut, maka Timnas Indonesia bakal bernuansa Eropa di barisan belakang.

Selain Stefan Antonic, berikut INDOSPORT mencoba untuk memperkenalkan sedikit empat bek bernuansa Eropa yang bisa bergabung ke Timnas Indonesia U-19 dalam waktu dekat ini.

Joseph Simatupang

© Doc. Joseph Ferguson Simatupang
Joseph Ferguson Simatupang, Pemain berdarah Indonesia di Inggris Copyright: Doc. Joseph Ferguson SimatupangJoseph Ferguson Simatupang, Pemain berdarah Indonesia di Inggris.

Joseph Simatupang Ferguson merupakan pemain keturunan Indonesia yang memperkuat klub ternama Inggris, yakni Blackburn Rovers U-18.

Pada Liga Inggris U-18 musim 2019/20 ini, Joseph Simatupang Ferguson telah memainkan lima pertandingan dan mengemas satu assist. Itu terjadi ketika ia bermain imbang 2-2 dengan Newcastle United U-18.

Pemain yang berposisi sebagai bek kanan tersebut saat ini masih berusia 16 tahun. Artinya, masih ada peluang dirinya tampil di Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Elkan Baggott

© instagram.com/elkanbaggott/
Pemain muda keturunan Indonesia, Elkan Baggot. Copyright: instagram.com/elkanbaggott/Pemain muda keturunan Indonesia, Elkan Baggot.

Pemain berusia 16 tahun tersebut saat ini masih tergabung dalam skuat Ipswich Town U-18. Elkan Baggott sendiri merupakan pemain yang beroperasi sebagai bek tengah.

Menurut pelatih Ipswich U-18, Adam Atey, Elkan Baggott merupakan sosok bek yang tangguh.

“Elkan memiliki fisik yang bagus. Dia tenang dalam menguasai bola tetapi tidak takut untuk mempertahankan (area) saat diperlukan. Kuat dan dinamis. Dia berkembang sepanjang waktu sebagai bek,” ujar sang pelatih seperti dilansir East Anglian.

Tak hanya kuat dalam bertahan, Elkan juga cukup sering membantu produktivitas tim. Menurut laporan beberapa media Inggris, Elkan telah membantu mencetak masing-masing satu gol saat timnya menghadapi Sheffield Wednesday U-18 dan Sparta Rotterdam U-18.

Tristan Gooijer

© https://www.instagram.com/tristangooijer/
Tristan Gooijer saat bermain bersama akademi Ajax Copyright: https://www.instagram.com/tristangooijer/Tristan Gooijer saat bermain bersama akademi Ajax

Beralih ke Liga Belanda, Tristan Gooijer juga bisa menjadi opsi yang tepat untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Tristan Gooijer sendiri merupakan pemain yang berposisi sebagai pemain bertahan. Ia bisa bermain sebagai bek tengah dan bek kiri.

Saat ini, pemain bertahan yang masih berusia 15 tahun tersebut telah memainkan dua pertandingan bersama Ajax Amsterdam U-17.

Meski usianya masih trebilang sangat muda, namun pengalamannya bermain di Liga Belanda usia muda tersebut tentunya cukup dibutuhkan bagi pemain Timnas Indonesia U-19.

Max Christoffel

Max Christoffel. Copyright: Instagram@maxchristoffelMax Christoffel saat membela tim muda Feyenoord.

Timnas Indonesia U-19 nampaknya bisa memanfaatkan pemain keturunan yang tengah berkarier di ajang Eropa, salah satunya adalah Max Christoffel.

Menurut laporan situs Transfermarkt, Max Christoffel memiliki dua kebangsaan, yakni Belanda dan Indonesia. Namun sejauh ini belum diketahui dari mana asal darah Indonesia itu.

Max Christoffel sendiri saat ini tengah membangun mimpinya menjadi pesepakbola hebat di tim muda raksasa Liga Belanda, yakni Feyenoord U-17.

Masih dari sumber yang sama, Max Christoffel telah memainkan lima pertandingan bersama Feyenoord U-17 di dua kompetisi muda Eredivisie.

Apabila kelima bek bernuansa Eropa itu benar-benar masuk kriteria untuk membela Timnas Indonesia U-19, maka bakal ada warna baru di barisan belakang Garuda Muda. Patut dinantikan.

IDS Emoticon Suka
Suka
34%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
5%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
8%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
26%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
3%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
5%
IDS Emoticon Marah
Marah
18%