Bola Internasional

Menolak Lupa! Australia Bantai American Samoa 31-0, Kemenangan Terbesar Sepanjang Sejarah

Minggu, 12 April 2020 15:48 WIB
Penulis: Bayu Wira Handyan | Editor: Isman Fadil
© Darren England/Getty Images
Skuat Timnas Australia saat bantai American Samoa 31-0 di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2002. Copyright: © Darren England/Getty Images
Skuat Timnas Australia saat bantai American Samoa 31-0 di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2002.

INDOSPORT.COM – Sembilan belas tahun yang lalu, di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2002, Australia secara semena-mena mempencundangi American Samoa dengan skor akhir 31-0.

Dua hari sebelumnya mereka telah berhasil mengandaskan Tonga dengan skor 22-0. Dan hal tersebut tercatat sebagai kemenangan terbesar yang pernah diraih oleh suatu timnas di pertandingan antar negara. Rekor yang kemudian mereka pecahkan sendiri.

Malam itu, cuaca di International Sports Stadium yang menjadi tempat berlangsungnya pembantaian tersebut terlihat cerah. Hujan tidak turun meskipun angin bertiup cukup kencang. Dan para pemain American Samoa memasuki lapangan tanpa firasat apapun.

Tanpa firasat jika mereka akan menjadi salah satu tim paling loyo sedunia, dijebol 31 gol selama 90 menit pertandingan adalah catatan yang tak hanya di luar nalar tetapi juga sangat buruk sekali.

Socceroos sedang berada di atas angin. Bermain di kandang dan juga tercatat berhasil meraih kemenangan besar kontra Tonga 2 hari sebelumnya membuat mereka mengistirahatkan beberapa pemain kuncinya. John Aloisi, Damian Mori, dan Mark Viduka adalah figur penting di skuat Australia yang tidak bermain malam itu.

Sementara keadaan sebaliknya menimpa American Samoa. Mereka tidak bisa memainkan hampir seluruh skuat utama mereka akibat permasalahan paspor. Satu-satunya pemain utama mereka yang ikut bermain di pertandingan tersebut adalah Nicky Salapu.

American Samoa juga tidak bisa memanggil pemain-pemain yang ada di timnas U-20 karena mereka sedang menjalani ujian saat laga tersebut berlangsung. Hasilnya, timnas American Samoa terpaksa memainkan pemain-pemain muda mereka, termasuk 3 pemain berusia 15 tahun yang membuat rata-rata usia skuat mereka saat itu adalah 18 tahun.

Sepuluh menit awal, Australia diketahui belum mampu menjebol gawang Salapu. Namun, gol Constantinos Boutsianis berhasil membuka keran gol Australia di menit ke-10. Keran gol yang terus terbuka hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan.

Archie Thompson keluar menjadi pemain paling bersinar di laga tersebut. dirinya tercatat berhasil mencetak 13 gol dan menjadikannya sebagai pemain yang mampu mencetak gol terbanyak di pertandingan internasional hingga saat ini.

Hasil dari laga ini tak hanya membuat Australia tercatat sebagai satu-satunya tim yang mampu mencetak 31 gol di ajang resmi internasional, tetapi juga membuat mereka kemudian memutuskan untuk berpindah ke zona Asia pada tahun 2006.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
100%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%