Bola Internasional

3 Bukti Pangeran Salman Berkontribusi di Dunia Sepak Bola

Sabtu, 18 April 2020 13:24 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Raj K Raj/Hindustan Times via Getty Images
Terdapat 3 fakta menggegerkan dari sosok Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud yang bakal akuisisi klub Liga Inggris Newcastle United. Copyright: © Raj K Raj/Hindustan Times via Getty Images
Terdapat 3 fakta menggegerkan dari sosok Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud yang bakal akuisisi klub Liga Inggris Newcastle United.

INDOSPORT.COM - Terdapat 3 fakta menggegerkan dari sosok Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud yang bakal akuisisi klub Liga Inggris Newcastle United.

Berdasarkan laporan Daily Star kalau Pangeran Salman tinggal selangkah lagi menjadi pemilik baru Newcastle United dari sang empunya Mike Ashley.

Bahkan Pangeran Salman harus merogoh kocek hingga 300 juta pundsterling (Rp5,9 triliun). Nilai tersebut turun dari semula 340 juta pounsterling (Rp6,4 triliun).

Sebelumnya, Pangeran Salman sempat mendekati Newcastle United pada awal 2018-19. Akan tetapi negosiasi berjalan alot dengan Mike Ahsley dan transaksi gagal.

Bahkan Pangeran Salman juga sempat diberitakan ingin membeli klub Manchester United. Akan tetapi sang pemilik, keluarga Glazer enggan melepas The Red Devils.

Utusan Pangeran Salman pun tengah menjajaki kerja sama dengan pelatih asal Italia Massimiliano Allegri agar bisa menukangi Newcastle United.

Meski demikian kemungkinan para penggemar sepak bola nasional tak mengetahui secara pasti akan sosok Pangeran Salman yang ternyata penggila sepak bola.

Hal itu diketahui dari beberapa rangkuman berikut ini. Simak.

1. Bantu Bayar Hutang

Al-Ittihad Kalba, Klub Navarone Foor Usai Berpetualang di Belanda. Copyright: Instagram@ittihadkalbafcAl-Ittihad Kalba, klub Arab Saudi yang mengontrak pemain Belanda keturunan Indonesia Navarone Foor.

Salah satu klub Liga 1 Arab Saudi Al-Ittihad ternyata pernah dibantu oleh Pangeran Salman untuk bayar hutang yang cukup besar sekaligus investasi.

Menurut laporan Arab News, Pangeran Salman turut menyediakan dana hingga 340 juta dolar Amerika Serikat (Rp5,2 triliun) untuk membantu Al-Ittihad.

Kala itu Al-Ittihad memiliki hutang hingga 82 juta dolar Amerika Serikat (Rp1,2 triliun) jelang awal musim 2018-19. Pangeran Salman pun membayar tunai.

"Kami sedang dengan inisiatif dermawan yang Mulia Pangeran Salman," ujar Presiden Al-Ittihad Nawaf Al-Muqairn kepada awak media.

2. Perempuan Boleh Tonton Sepak Bola

© Mirror
Arab Saudi Copyright: MirrorPerempuan Arab Saudi menonton pertandingan sepak bola di tribune stadion.

Fakta menggegerkan selanjutnya memperlihatkan kalau Pangeran Salman menjadi salah satu promotor dalam memperblehkan perempuan Arab Saudi boleh tonton sepak bola di stadion.

Menurut laporan Sky News kalau Visi 2030 merupakan program reformasi sosial dan ekonomi yang diumumkan langsung oleh Pangeran Salman, sebagai pewaris takhta kerajaan.

Salah satunya ialah untuk menyapih ekonomi Arab Saudi agar tak tergantung pada minyak saja. Sehingga ada hal-hal lain yang bisa menjadi pemasukan negara tersebut.

Termasuk membebaskan perempuan untuk berada di tempat umum dan mencari hiburan seperti menonton pertandingan sepak bola langsung di tribune penonton stadion sejak Februari 2018.

3. Punya Sebuah Liga

© Bernd von Jutrczenka/picture alliance via Getty Images
Konglomerat Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud. Copyright: Bernd von Jutrczenka/picture alliance via Getty ImagesKonglomerat Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Fakta menggegerkan terakhir menampilkan kalau Pangeran Salman ternyata punya sebuah liga yang bernama Prince Mohammad bin Salman League sejak 2017-18.

Prince Mohammad bin Salman League menjadi sponsor penuh kompetisi Divisi Satu (Liga 2) Arab Saudi. Turnamen tersebut diisi sebanyak 20 klub sepak bola profesional.

Bahkan sejak musim 2018-19, Prince Mohammad bin Salman League memperbolehkan para peserta untuk mengontrak tujuh pemain asing tetapi hanya tiga yang boleh diturunkan starter.

Al-Wehda menjadi klub pertama yang meraih gelar juara di Prince Mohammad bin Salman League (2017-18). Lalu Abha menjadi tim kedua yang kampiun di ajang ini.