Liga Inggris

Tottenham Klub Terkaya di Liga Inggris, Newcastle Segera Menyusul?

Jumat, 1 Mei 2020 13:25 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Indra Citra Sena
© HipWallpaper
Logo klub Liga Inggris, Newcastle United. Copyright: © HipWallpaper
Logo klub Liga Inggris, Newcastle United.

INDOSPORT.COM - Tottenham Hotspur memuncaki daftar klub terkaya Inggris. Apakah mereka akan disusul Newcastle United yang baru saja dibeli Pangeran Muhammad Bin Salman?

Menurut data Transfers di akun Instagram, Totteham Hotspur menjadi klub paling bernilai tinggi di kompetisi Liga Inggris. Besar kekayaan klub London Utara itu seniai 2,6 miliar pound (sekitar Rp50 triliun).

Kekayaan klub asuhan Jose Mourinho ini telah melampui Manchester City yang selama beberapa musim disebut-sebut klub terkaya karena kekuatan finansialnya.

Manchester City saat ini mencatat kekayaan 2,2 triliun pound (sekitar Rp42,2 triliun) di tempat kedua. Posisi mereka diikuti rival sekotanya, Manchester United, yang memiliki kekayaan 2,1 triliun pound (sekitar Rp40,3 triliun). 

Calon juara Liga Inggris 2019-2020, Liverpool, hanya mengantongi nilai kekayaan sebesar 1,6 triliun pound (sekitar Rp30,7 triliun) di tempat keempat.

Lantas, bagaimana dengan posisi Newcastle United yang baru-baru ini menggemparkan dunia setelah saham klub diambil alih putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad Bin Salman.

Newcastle dalam daftar tersebut masih menempati posisi kedelapan dengan jumlah kekayaan sebesar 387 juta pounds (sekitar Rp7,4 triliun). Namun, jumlah itu masih bisa mengalami peningkatan setelah berganti pemilik.

Pasalnya, Pangeran Muhammad bin Salman akan menjadi pemilik klub Liga Inggris terkaya apabila pembelian Newcastle disetujui oleh otoritas Liga Inggris.

Dilansir media Inggris The Sun, badan Investasi Arab Saudi yang dia ketuai disebut memiliki kekayaan jauh lebih besar ketimbang taipan pesaingnya yang lain, yakni mencapai 320 miliar pound (sekitar Rp6,19 triliun).

Nilai kekayaan Muhammad bin Salman (oleh media barat disebut Mohammed bin Salman) jauh lebih besar dari pemilik Manchester City, Sheikh Mansour.

Muhammad bin Salman sendiri belum sah dinyatakan sebagai pemilik Newcastle United. Dia dikabarkan masih harus menunggu hingga tiga sampai empat pekan ke depan untuk mendapatkan persetujuan dari otoritas Liga Inggris.

Meski begitu, Muhammad bin Salman disebut telah mendepositkan dana sebesar 300 juta pound (sekitar Rp5,8 triliun) kepada Mike Ashley, pemilik Newcastle United sebelumnya.

Selain itu, dia juga dikabarkan telah menyiapkan dana sebesar 200 juta pound (sekitar Rp3,8 triliun) untuk membangun infrastruktur dan memperbaiki sistem perekrutan pemain di Newcastle United.

Menarik untuk disimak lebih lanjut bagaimana kiprah Newcastle United setelah dipimpin Putra Mahkota Arab Saudi. Tentunya, Newcastle bisa mewujudkan impiannya mendatangkan pemain bintang, menjuarai kompetisi dan menjadi klub terkaya dimusim berikutnya.