In-depth

Dundee United, Tim Semenjana yang Selalu Menang Atas Barcelona

Senin, 11 Mei 2020 10:28 WIB
Editor: Coro Mountana
© Grafis: Yanto/INDOSPORT
Dundee United FC, tim semenjana yang selalu menang atas Barcelona. Copyright: © Grafis: Yanto/INDOSPORT
Dundee United FC, tim semenjana yang selalu menang atas Barcelona.

INDOSPORT.COM – Di balik keperkasaan Barcelona, ternyata ada fakta mengejutkan bahwa mereka selalu kalah dari tim semenjana ini, namanya Dundee United.

Barcelona, seperti yang kita tahu, merupakan salah satu klub papan atas Eropa sejak dulu hingga sekarang. Memang pernah ada masa kelam di mana Barcelona gagal memenangi kompetisi apapun, tetapi setidaknya, mereka selalu mampu meraih kemenangan atas tim manapun.

Kecuali Dundee United, klub kasta kedua Liga Skotlandia ini nyatanya tercatat sebagai satu-satunya tim di dunia yang selalu menang atas Barcelona. Dalam 4 pertemuan mereka sepanjang sejarah, Barcelona selalu kalah dari wakil Skotlandia itu.

Bagaimana ceritanya tim semenjana seperti Dundee United sanggup mencatatkan rekor 100 persen kemenangan atas Barcelona?

Dundee United yang Selalu Superior Atas Barcelona

Pertemuan pertama Dundee United dengan Barcelona terjadi pada 1966 di ajang Fairs Cup (sebuah kompetisi yang menjadi cikal bakal Piala UEFA lalu berganti nama menjadi Liga Europa). Saat itu pada putaran kedua, Barcelona menjamu Dundee United di Camp Nou.

Barcelona yang diperkuat sejumlah bintang seperti Jose Zaldua hingga Joaquim Rife harus bertekuk lutut 1-2 dari Dundee United. Gol yang dicetak Josep Ruste tidak mampu menyelamatkan Barcelona dari kekalahan setelah Billy Hainey dan Finn Seemann mencetak gol untuk tim tamu.

Pada leg kedua di kandang Dundee United, secara mengejutkan, Barcelona kembali menelan kekalahan memalukan 0-2. Dengan agregat 4-1, Dundee United pun sukses melaju ke babak selanjutnya Fairs Cup 1966/1967.

Sekitar dua dekade berselang, Barcelona rupanya dipertemukan kembali Dundee United pada babak 8 besar Piala UEFA. Barcelona pada saat itu dapat dikatakan sedang berada dalam masa jayanya dengan diperkuat Andoni Zubizarreta, Mark Hughes hingga Gary Lineker (legenda Inggris).

© Getty Images
Gary Lineker saat masih berseragam Barcelona. Copyright: Getty ImagesGary Lineker saat masih berseragam Barcelona.

Barcelona juga dilatih oleh sosok legendaris seperti Terry Vanables, berharap agar bisa membalas dendam kepada Dundee United. Leg pertama pun dimainkan di kandang Dundee United, di luar dugaan Barcelona kembali dibuat bertekuk lutut usai kalah 0-1.

Sejatinya kekalahan 0-1 bukanlah perkara sulit bagi Barcelona karena mereka cukup menang selisih 2 gol saja atas Dundee United. Ramon Caldere pun sukses mencetak gol pembuka sekaligus membuat harapan Barcelona terbuka pada akhir babak pertama.

Terus mencari gol kedua, Barcelona rupanya malah dikejutkan oleh Dundee United yang sukses mencetak 2 gol balasan di akhir babak kedua. John Clark dan Iain Ferguson mencetak gol kemenangan Dundee United di 5 menit terakhir.

Tak pelak, Barcelona pun tersingkir dan lagi-lagi harus kalah dari Dundee United untuk yang keempat kalinya. Dundee United pun di musim itu tampil mengejutkan dengan berhasil menjadi finalis sebelum kalah dari IFK Goteborg, klub Swedia.

Dundee United sendiri di Skotlandia, bukanlah golongan tim papan atas, terbukti sepanjang sejarahnya mereka hanya bisa juara liga sebanyak sekali saja. Meski begitu, Dundee United mencatat prestasi membanggakan sebagai satu-satunya tim di dunia yang punya rekor 100 persen menang atas Barcelona.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%