Liga Indonesia

Klub Liga 2 Diharapkan Dapatkan Subsidi Tahap Pertama Rp 250 Juta

Senin, 11 Mei 2020 18:47 WIB
Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor:
© pabidaian.blogspot/Wikipedia
Klub-klub Liga 2 2020 yang belum mendapat subsidi tahap pertama diharapkan tetap mendapat jumlah yang sama sebesar Rp 250 juta. Copyright: © pabidaian.blogspot/Wikipedia
Klub-klub Liga 2 2020 yang belum mendapat subsidi tahap pertama diharapkan tetap mendapat jumlah yang sama sebesar Rp 250 juta.

INDOSPORT.COM - Klub-klub Liga 2 2020 yang belum mendapat subsidi tahap pertama diharapkan tetap mendapat jumlah yang sama sebesar Rp 250 juta dari operator liga, PT. Liga Indonesia Baru (LIB).

Harapan itu disampaikan oleh PSMS Medan. Sebagai salah satu dari 6 klub Liga 2 2020 yang sudah menerima subsidi tahap pertama Rp 250 juta, PSMS menginginkan adanya pemerataan.

Sebab sebagai informasi, muncul kabar bahwa klub-klub Liga 2 yang belum mendapat subsidi termin pertama hanya akan diberi sebesar Rp 100 juta.

"Kira-kira wajar gak klub Liga 2 lainnya yang belum dapat termin pertama ini dikasih Rp 100 juta? Pasti tidak wajar," kata Sekertaris klub PSMS Medan, Julius Raja, menyikapi hal tersebut kepada INDOSPORT, Senin (11/5/20).

"Artinya klub-klub Liga 2 yang belum dapat termin pertama ini tetap berhak mendapat Rp 250 juta. Intinya jangan ada perbedaan, walaupun sama sekali belum jalankan pertandingan," lanjutnya.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa King ini menambahkan bahwa seharusnya saat ini para klub-klub Liga 2 sudah mendapat subsidi termin kedua dari PT. LIB.

"Saat ini seharunya sudah memasuki termin kedua dan kami meminta agar di termin kedua ini tetap sama Rp 250 juta. Jangan ada pemotongan," harap Julius.

"Ya tapi kita bisa bilang apa. Karena kondisi keuangan PT. LIB sendiri gimana sekarang, apalagi liga tengah dihentikan sementara ini, artinya sponsor gak ada. Tapi kami masih berharap di termin kedua nanti angkanya masih sama seperti termin pertama kemarin Rp 250 juta," tutup Julius.

Sebagai informasi, para peserta Liga 2 2020 mendapat subsidi dari PT. LIB dengan total Rp 1,150 juta yang dibagi dalam beberapa termin.

Namun subsidi terancam tidak dapat diberikan sampai penuh karena ada wacana menghentikan total seluruh kompetisi, baik Liga 1 dan Liga 2 akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia saat ini.