Rayakan Hari Ibu Sedunia, Sandy Walsh Sebut Indonesia Rumahnya

Senin, 11 Mei 2020 15:31 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Lanjar Wiratri
© Getty Images
Bek asal Belanda, Sandy Walsh turut merayakan Hari Ibu Sedunia. Dalam perayaannya, pemain 25 tahun itu menyebut Indonesia adalah rumahnya. Copyright: © Getty Images
Bek asal Belanda, Sandy Walsh turut merayakan Hari Ibu Sedunia. Dalam perayaannya, pemain 25 tahun itu menyebut Indonesia adalah rumahnya.

INDOSPORT.COM – Bek asal Belanda, Sandy Walsh turut merayakan Hari Ibu Sedunia. Dalam perayaannya, pemain 25 tahun itu menyebut Indonesia adalah rumahnya.

Sandy Walsh mengunggah sebuah swafoto melalui akun Instagram, Minggu (11/05/20), untuk merayakan Hari Ibu Sedunia. Anehnya, bek yang kini bermain di klub Belanda, SV Zulte Waregem, itu menulis pesan misterius.

“Dalam perjalanan pulang ke rumah, saya jalan pulang,” tulis Walsh sambil menyertakan simbol bendera merah putih milik Indonesia.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sandy Walsh (@sandywalsh) on

Dipahami, yang dimaksud pulang ke rumah merujuk pada sang ibu, Brigitta Porier, yang dilahirkan dari orang tua asal Indonesia. Ya, kakek  dan nenek Sandy Walsh dari pihak ibu berasal dari Surabaya dan Malang.

Bisa diartikan, Sandy tampaknya ingin merayakan Hari Ibu Sedunia dengan membuat tribute untuk ibunya yang sudah memberinya asal-usul Indonesia.

Lebih dari itu, pesan yang disampaikan Sandy Walsh ini memberikan sinyal bahwa hasratnya untuk menjadi seorang WNI masih belum terwujud sampai sekarang.

Sebagaimana diketahui, sudah lebih dari 3 tahun saat Sandy Walsh menyatakan keinginan untuk membela timnas Indonesia pertama kalinya. Namun proses naturalisasi pemain Zulte Waregem tersebut belum juga rampung.

Jalan menuju Timnas Indonesia buat Sandy Walsh sempat terbuka lebar ketika Timnas Indonesia, diambil alih oleh pelatih Spanyol, Luis Milla. Namun, proses itu sempat terbengkelai ketika Luis Milla hengkang dari tugas kepelatihannya.

Sandy Walsh membangun karier sepak bola profesional di Anderlecht sampai 2011. Dia kemudian direkrut Genk pada 2012 sebelum memutuskan untuk hijrah ke SV Zulte Waregem awal musim ini.