Liga Indonesia

Nadeo Argawinata Ungkap Imbas Besar Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 12:31 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Lanjar Wiratri
© Nofik Lukman/INDOSPORT
Kiper Bali United, Nadeo Argawinata berharap pandemi virus corona cepat berakhir. Nadeo melihat pandemi ini sudah berimbas ke banyak sektor di dunia. Copyright: © Nofik Lukman/INDOSPORT
Kiper Bali United, Nadeo Argawinata berharap pandemi virus corona cepat berakhir. Nadeo melihat pandemi ini sudah berimbas ke banyak sektor di dunia.

INDOSPORT.COM - Kiper Bali United, Nadeo Argawinata berharap pandemi virus corona cepat berakhir. Nadeo melihat pandemi ini sudah berimbas ke banyak sektor di dunia.

Nadeo sempat bertahan di Bali, meski tim sudah libur latihan sejak 16 Maret 2020. Keputusan itu membuat Nadeo bisa melihat dampak besar pandemi virus corona di Bali. Sektor pariwisata benar-benar merosot.

Hal sama juga dijumpainya ketika pulang ke Kediri pada bulan April. Dari pengalamannya mengamati dua daerah ini, Nadeo berharap agar pandemi ini secepatnya tuntas.

"Bukan cuma di Indonesia saja, tapi di seluruh dunia. Atlet dari olahraga apapun pasti ingin kegiatannya dilanjutkan lagi. Sekarang semua aspek kena, bukan atlet saja, tapi juga teman-teman suporter, pedagang kena," ucap Nadeo saat live instagram bareng rumahindofood, Selasa (19/05/20).

Nadeo sejauh ini lebih banyak beraktivitas di rumah. Nadeo pun berharap semua pihak kini menaati aturan yang sudah disosialisasikan pemerintah.

"Kita menaati peraturan pemerintah, sembari berharap semuanya segera selesai," tutur Nadeo.

Dalam live ini, rumahindofood bukan saja mengajak Nadeo, namun juga Febri Hariyadi dari Persib Bandung dan Derry Rachman Noor dari PSS Sleman. 

Mereka pun sama-sama mengungkapkan kerinduan pada sepak bola, namun tetap menyerukan kesehatan sebagai prioritas utama.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%