Bola Internasional

Hanya Ada 4 Pelatih Indonesia yang Bisa Melatih Klub Asing, Siapa Saja?

Sabtu, 23 Mei 2020 20:02 WIB
Penulis: Subhan Wirawan | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Fitra Herdian Ariestianto/INDOSPORT
Pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto saat konferensi pers jelang lawan Persebaya, Jumat (07/02/20). Copyright: © Fitra Herdian Ariestianto/INDOSPORT
Pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto saat konferensi pers jelang lawan Persebaya, Jumat (07/02/20).

INDOSPORT.COM - Menjadi pelatih klub asing, tentunya merupakan sebuah pengalaman yang bagus untuk seorang pelatih sepak bola. Termasuk yang dialami oleh empat pelatih Indonesia berikut ini.

Ya, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang masyarakatnya menyukai olahraga sepak bola. Banyak klub-klub sepak bola di kasta teratas Liga Indonesia memiliki pemain bertabur bintang dari berbagai belahan negara. Itu tak lepas dari antusiasme para fans yang menarik hati pemain-pemain asing di dunia.

Meskipun begitu, hanya segelintir pelatih lokal saja yang mampu menjadi pelatih klub asing atau klub di luar Indonesia. Terakhir ada nama legenda sepak bola Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto yang menjadi pelatih klub Liga Super Malaysia 2020, Sabah FA.  

Dilansir dari Instagram Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih yang selama aktif bermain sepak bola mendapat julukan Si Kurus ini menuliskan kalimat syukur karena sudah resmi ditunjuk sebagai pelatih Sabah FA untuk musim 2020 ini. 

Ini menjadi pengalaman berharga dalam karier Kurniawan Dwi Yulianto, sebab untuk kali pertama ia menjadi pelatih kepala klub profesional. Sebelumnya, Kurniawan Dwi Yulianto hanya menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-23.

Berbekal pengalaman mendamping Timnas Indonesia U23 bahkan berhasil membantu skuat Garuda meraih medali perak SEA Games 2019, Kurniawan Dwi Yulianto tampaknya bakal mudah membesut Sabah FA.

Menarik untuk dinanti kiprah Kurniawan di Liga Malaysia musim depan, namun sebelum menanti kejutan yang bakal terjadi mari ingat kembali kiprah para pelatih asal Indonesia yang sebelumnya telah lebih dulu mentas di liga asing.

Lalu selain Kurniawan, siapa lagi pelatih lokal yang mampu melatih klub asing? Berikut INDOSPORT coba merangkum dan mengulas, deretan pelatih asal Indonesia yang lebih dulu melatih tim asing sebelum Kurniawan Dwi Yulianto.

1. Rahmad Darmawan

© Zainal Hasan/INDOSPORT
Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan Copyright: Zainal Hasan/INDOSPORTRahmad Darmawan.

Nama pertama adalah Rahmad Darmawan, yang resmi dikontrak klub peserta Liga Super Malaysia (kasta teratas Liga Malaysia), T-Team FC pada periode 2015 hingga 2017 silam

Karier Rahmad Darmawan bersama T-Team terbilang cukup imprsif, pelatih yang kerap disapa RD tersebut menghantarkan T-Team finish di peringkat 7 Liga Super Malaysia di musim perdana, serta membawa The Turtles lolos ke babak semifinal Piala Malaysia.

Sayang di musim kedua, Rahmad Darmawan gagal mengulang pencapaian manisnya saat debut di Malaysia. RD cuma bisa menghantarkan T-Team finish di peringkat 9, dan harus terdegradasi dari kasta teratas Liga Malaysia.  

2. Haryadi

© Ronald Seger Prabowo/INDOSPORT
Haryadi (Kiri), Kurniawan Dwi (tengah) bersama Gendut Doni (kanan) Copyright: Ronald Seger Prabowo/INDOSPORTHaryadi (Kiri), Kurniawan Dwi Yulianto (tengah) bersama Gendut Doni (kanan)

Mantan pelatih Persiba Balikpapan tersebut tercatat pernah berkarir di luar negeri, yakni dengan menukangi klub peserta kasta tertinggi Timor Leste, Karketu Dili FC pada musim 2019 ini.

Berdasarkan data RSSSF, Karketu Dili FC hingga akhir musim berhasil finish di peringkat empat dengan mengoleksi 20 poin. Hasil dari 6 kemenangan, dua imbang, serta enam kekalahan.

3. Andi Susanto

© Ginanjar/INDOSPORT
Andi Susanto Copyright: Ginanjar/INDOSPORTAndi Susanto saat melatih Sriwijaya FC.

Andi Susanto yang juga merupakan pelatih asal Indonesia yang berkarier di Liga Timor Leste kasta kedua pada 2017 silam, tepatnya saat menangani Atletico Ultramar FC. 

Di musim pertamanya, Andi Susanto sukses mengantarkan Atletico Ultramar FC meraih dua gelar juara, yakni 12 November Cup dan Liga Futebol Amador Segunda Divisao.

Usai membawa Atletico Ultramar FC promosi, di musim 2018, Andi Susanto direkrut untuk menangani Assalam FC. Dirinya merasa tertantang untuk meraih kesuksesan serupa di klub yang berbeda. 

Bahkan Andi Susanto sukses membawa Assalam FC meraih promosi ke kasta teratas liga sepak bola Timor Leste udai mengoleksi 26 angka dari 11 pertandingan yang dijalani. Bahkan tak hanya itu, Andi Susanto sempat pula dipercaya untuk menukangi Timnas Timor Leste U-16 dan U-19 berkat kelihaiannya dalam memoles tim.

IDS Emoticon Suka
Suka
25%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
38%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
25%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
13%