Bola Internasional

Tak Ingin Kalah dari Indonesia, Liga Malaysia Juga Akan Kembali Bergulir

Kamis, 4 Juni 2020 20:41 WIB
Penulis: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© zikrihusaini.com
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sepertinya tidak ingin kalah dari PSSI karena telah memutuskan kembali memutar kompetisi Liga Indonesia. Copyright: © zikrihusaini.com
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sepertinya tidak ingin kalah dari PSSI karena telah memutuskan kembali memutar kompetisi Liga Indonesia.

INDOSPORT.COM - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sepertinya tidak ingin kalah dari PSSI karena telah memutuskan kembali memutar kompetisi Liga Indonesia.

PSSI mengadakan rapat virtual dengan perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2 pada Selasa (2/6/2020) dan resmi memutuskan kompetisi akan bergulir kembali pada September 2020 mendatang.

FAM yang mendengar kabar tersebut juga tidak sabar untuk bisa memutuskan secara resmi kapan kompetisi Liga Super Malaysia bisa bergulir kembali. Mengingat saat ini data dari pemeritah mencatat kasus virus corona di Malaysia sudah mulai sedikit berkurang. 

Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Stuart Ramalingam, menyatakan kalau mungkin Liga Malaysia akan sama dengan Indonesia yaitu bergulir pada September 2020.

"Ya, jika Anda melihat statistik kasus, kemungkinan (liga kembali lebih awal) tetapi kami akan bersabar. Namun, ketika lebih banyak sektor mulai dibuka, jumlah (kasing) menurun dan kita bisa melihat sepak bola bermain lagi segera,"

"Namun, rencana kami adalah klub bisa kembali berlatih pada Agustus dan bermain pada September. Jadi, tanggal akhirnya begitu tetapi lebih cepat lebih baik untuk semua orang," katanya.

Sementara itu, Kepala eksekutif MFL Dato Ab Ghani Hassan, selaku operator Liga Malaysia menghimbau seluruh klub untuk bersabar. Pasalnya, pemerintah Malaysia masih melarang sejumlah klub mengadakan sesi latihan walau hanya berskala kecil.

"Menurut surat edaran yang telah diedarkan kepada semua pemegang Liga Premier Malaysia, tim tidak diizinkan untuk mengadakan sesi pelatihan termasuk pelatihan skala kecil," kata Dato Ab Ghani Hassan.

"Diharapkan bahwa semua tim akan dapat bersabar terlebih dahulu dari setiap program pelatihan di mana kita harus memenuhi tuntutan pihak berwenang dalam memastikan bahwa semua tim mematuhi SOP sebagaimana diarahkan oleh Kementerian Kesehatan," ucapnya menambahkan.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%