Liga Champions

Nasib Man City Ditentukan Besok, Guardiola Pede Lolos dari Hukuman UEFA

Minggu, 12 Juli 2020 13:34 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© Chris Brunskill/GettyImages
Pep Guardiola mengaku tak gugup dan yakin Manchester City akan menang banding atas UEFA saat diumumkan oleh Badan Arbitrase Olahraga besok, 13 Juli 2020. Copyright: © Chris Brunskill/GettyImages
Pep Guardiola mengaku tak gugup dan yakin Manchester City akan menang banding atas UEFA saat diumumkan oleh Badan Arbitrase Olahraga besok, 13 Juli 2020.

INDOSPORT.COM – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, yakin timnya dapat lolos dari hukuman UEFA pada tanggal 13 Juli 2020 saat mendengarkan hasil banding yang akan disampaikan oleh Badan Arbitrase Olahraga (CAS).

Man City resmi dihukum UEFA dengan larangan tampil dikompetisi Eropa selama dua tahun setelah diketahui melanggar aturan Financial Fair Play (FFP). Hukuman ini dijatuhkan UEFA pada Februari 2020 silam.

Man City pun tak tinggal diam mendapat hukuman dari UEFA ini. The Citizens lantas menyewa puluhan pengacara untuk menggugat hukuman tersebut dengan mengajukan banding ke Badan Arbitrase Olahraga.

Usai mengajukan banding, CAS telah mengumumkan kapan putusan yang akan menentukan nasib The Citizens tersebut dikeluarkan.  Man City baru akan mendengar putusan pada 13 Juli 2020 atau Senin waktu setempat.

Pep Guardiola selaku pelatih Manchester City pun mengaku tak gugup dengan putusan apa yang akan dikeluarkan Badan Arbitrase Olahraga ini. Ia mengaku cukup yakin timnya akan lolos dari hukuman UEFA Senin (13/07/20) besok.

“Pada hari Senin, saya sangat percaya diri karena saya tahu dan mendengar argumen dari klub bahwa musim depan kami akan bemain di sana (kompetisi Eropa),” ujar Guardiola seperti yang dilansir dari Daily Mail.

Pernyataan tersebut disebutkan untuk membuat para pemain Man City tenang. Sebagaimana diketahui, The Citizens dihadapkan pada eksodus besar-besaran jika gagal tampil di kompetisi Eropa, terutama Liga Champions selama dua tahun.

Kendati demikian, telah banyak beredar kabar bahwa CAS memenangkan banding Man City atas UEFA. Sehingga hal tersebut menjadi alasan bahwa Guardiola tak panik atau gugup sedikitpun dengan masa depan timnya.

UEFA sendiri menjatuhkan hukuman ke Manchester City setelah beredarnya bocoran bahwa pemilik mereka, Sheikh Mansour, melakukan kecurangan untuk mengakali aturan Financial Fair Play yang diterapkan oleh federasi tertinggi sepak bola Eropa tersebut.