Liga Spanyol

Jadi Gelar LaLiga Terberat, Ini Alasan Selebrasi Juara Real Madrid Biasa Saja

Sabtu, 18 Juli 2020 03:45 WIB
Penulis: Arief Tirtana | Editor: Indra Citra Sena
© Denis Doyle/Getty Images
Senyuman Gareth Bale dalam euforia kemenangan Real Madrid saat memastikan diri Juara LaLiga Soayol 2019-2020. Copyright: © Denis Doyle/Getty Images
Senyuman Gareth Bale dalam euforia kemenangan Real Madrid saat memastikan diri Juara LaLiga Soayol 2019-2020.

INDOSPORT.COM – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menyebut gelar juara LaLiga Spanyol 2019-2020 merupakan yang paling berat, tapi toh mereka harus melakukan perayaan biasa-biasa saja.

Real Madrid memastikan diri sebagai juara LaLiga Spanyol 2019-2020 usai di pekan ke-37 sukses menekuk Villarreal 2-1. Sehingga, poin mereka tak mungkin lagi dikejar pesaing terdekatnya, Barcelona, di satu laga tersisa.

Buat Real Madrid capaian gelar juara ini jelas menjadi sesuatu yang spesial. Sebab dalam perjalanannya mereka sempat tertinggal dar Barcelona.

Belakangan, saat kompetisi kembali bergulir setelah jeda pandemi virus corona, perlahan mereka bisa menyalip dan mantap di puncak klasemen sampai akhirnya juara.

Kondisi tersebut juga yang kemudian diakui Presiden Real Madrid Florentino Perez bahwa pencapaian gelar juara LaLiga Spanyol ke-34 mereka ini adalah yang tersulit dibandingkan sebelum-sebelumnya.

“Inilah liga terberat yang pernah ada, tapi para pemain dan pelatih telah menjadi contoh nyata. Inilah gelar liga khusus di masa-masa sulit ini, ”kata Perez dikutip dari Reuters.

Meski demikian, Florentino Perez tak lantas melakukan perayaan besar-besaran. Jika sebelumnya Real Madrid merayakan gelar juara dengan parade ke air mancur Cibeles, kini hanya upacara kecil dengan politisi lokal di tempat latihan Valdebebas Jumat, (17/7/20).

"Kami semua tentu ingin pergi ke Cibeles, tapi kita harus memimpin dengan memberi contoh baik di tengah pandemi virus corona," tukas Perez.

Lebih jauh Florentino Perez juga menyebutkan bahwa trofi juara LaLiga 2019-2020 dipersembahkan Real Madrid untuk mengenang semua orang yang menderita akibat pandemi virus corona. Khususnya orang-orang penting di klub yang harus mendahului mereka di situasi sulit saat ini.

“Trofi itu untuk mengenang mereka yang menderita selama pandemi. Banyak orang telah meninggalkan kami, termasuk orang-orang yang sangat penting di klub ini. Inilah gelar liga yang mewakili pertarungan melawan masa-masa sulit,” ucap Florentino Perez.

Memastikan diri menjadi juara LaLiga Spanyol 2019-2020 dengan perolehan 86 poin, Real Madrid masih harus melengkapi perjalanannya dengan melwan Leganes di pertandingan pamungkas, Minggu (20/7/20).