Liga Italia

Zvonimir Boban adalah Sosok di Balik Keperkasaan AC Milan

Jumat, 7 Agustus 2020 22:08 WIB
Penulis: Ayudya Ratna | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© SportCom.hr
Zvonimir Boban ternyata adalah sosok di balik keperkasaan klub Serie A Italia, AC Milan, pasca jeda pandemi corona. Copyright: © SportCom.hr
Zvonimir Boban ternyata adalah sosok di balik keperkasaan klub Serie A Italia, AC Milan, pasca jeda pandemi corona.

INDOSPORT.COM - Zvonimir Boban ternyata adalah sosok di balik keperkasaan klub Serie A Italia, AC Milan, pasca jeda pandemi corona. 

Zvonimir Boban memang sudah meninggalkan San Siro sejak lima bulan lalu. Hal itu karena ia mengeluarkan pernyataan yang berseberangan dengan CEO AC Milan, Ivan Gazidis. 

Boban mengaku tidak setuju jika AC Milan mendatangkan Ralf Rangnick. Mantan pemain Timnas Kroasia itu akhirnya dipecat dari posisi Chief Football Officer dengan alasan tertulis yang tidak jelas.

Meski demikian, rupanya Boban adalah sosok yang membuat Milan semakin menunjukkan taringnya dalam 13 laga terakhir Serie A Liga Italia 2019/20. 

Dilansir dari Sempre Milan, Boban merupakan orang yang memaksa klub untuk mendatangkan dua pemain berpengalaman demi memperkuat tim, yakni Zlatan Ibrahimovic dan Simon Kjaer.

Terbukti, kehadiran Ibrahimovic, Kjaer, ditambah performa Ante Rebic yang mengejutkan mampu membuat Rossoneri finish di urutan enam klasemen dan berkesempatan tampil di Liga Europa musim depan. 

"Setelah bursa transfer musim pasa 2019, saya mengatakan bahwa tim butuh dua pemain berpengalaman. Akhirnya, kami memboyong Zlatan Ibrahimovic dan Simon Kjaer," tutur Zvonimir Boban.

"Ibrahimovic setidaknya harus bertahan minimal setahun. Keberadaannya membuahkan berbagai aspek termasuk membangkitkan semangat para pemain muda. Lihat saja Rafael Leao, ia merupakan pemain bertalenta yang butuh sosok panutan. Dalam hal ini, kami patut berterima kasih kepada Zlatan," imbuhnya.

"Menariknya lagi, tak disangka, Ante Rebic juga mengejutkan klub dengan penampilannya yang luar biasa. Kini, Milan pun menjadi lebih dewasa dan percaya diri," pungkas mantan pemain timnas Kroasia tersebut.

Hingga saat ini, lawan AC Milan di babak playoff Liga Europa 2020/21 masih belum ditentukan. Rossoneri rencananya akan menjalani laga preliminary round di Liga Europa pada 20 Agustus 2020 mendatang. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
100%