Liga Inggris

Rio Ferdinand Bongkar Borok Angel Di Maria Saat Gagal di Manchester United

Senin, 24 Agustus 2020 14:14 WIB
Penulis: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© GETTY IMAGES
Legenda Timnas Inggris, Rio Ferdinand, menyebut alasan mengapa Angel Di Maria gagal bersinar saat berseragam Manchester United. Copyright: © GETTY IMAGES
Legenda Timnas Inggris, Rio Ferdinand, menyebut alasan mengapa Angel Di Maria gagal bersinar saat berseragam Manchester United.

INDOSPORT.COM - Legenda Timnas Inggris, Rio Ferdinand, telah menganalisa mengapa Angel Di Maria gagal bersinar saat memperkuat Manchester United.

Penampilan Angel Di Maria begitu luar biasa saat bersama PSG meski gagal meraih kemenangan di final Liga Champions kontra Bayern Munchen pada Senin (24/8/2020) dini hari WIB.

Dilansir dari dailystar, Rio Ferdinand telah melakukan analisa dan menilai kalau peran yang diberikan oleh Manchester United kepada Angel Di Maria pada 2014 lalu salah.

Pemain Timnas Argentina itu rupanya sangat buruk bila dijadikan sebagai bintang utama. Angel Di Maria sangat cocok bila dipasang untuk menjadi pembantu para pemain utama supaya bisa mencetak gol.

"Saya kira dia lebih senang bermain sebagai pembantu, menjadi partner para bintang. Dia melakukannya di Real Madrid dengan Ronaldo, Argentina dengan Messi dan sekarang kami melihatnya di sini dengan Mbappe dan Neymar," kata Rio Ferdinand.

"Lihat saja statistik itu, dia mencetak assists terbanyak sejak tahun 2-15 lalu, saya kira dia hanya kalah dari Messi di antara lima liga top Eropa. Itu membuktikan dia pemain fantastis,"," ucapnya menambahkan.

Saat didatangkan oleh Manchester United pada 2014 lalu dari Real Madrid, Di Maria benar-benar disambut bagai bintang dengan langsung diberikan jersey nomor tujuh.

Namun hal tersebut jutru membuat penampilan pemain berusia 32 tahun itu jeblok. Hanya satu musim berseragam Setan Merah, ia kemudian hengkang ke PSG hingga saat ini.

"Itu tidak berhasil baginya di Manchester United, dan saya pikir di sana dia diminta menjadi kekuatan kreatif, orang utama dan itu tidak cocok untuknya," ujar Rio.

Di PSG, Di Maria tampil luar biasa dengan berhasil mengukir sejarah masuk final Liga Champions. Bahkan saat semifinal kontra RB Leipzig, ia ditetapkan sebagai man of the match atas kemenangan 3-0.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
33%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
67%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%