Liga Italia

AC Milan Menang Terus tapi Beda Kasta dengan Inter dan Juventus

Senin, 19 Oktober 2020 12:25 WIB
Penulis: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta | Editor:
© Twitter @acmilan
Zlatan Ibrahimovic merayakan gol kemenangan AC Milan atas Inter Milan Copyright: © Twitter @acmilan
Zlatan Ibrahimovic merayakan gol kemenangan AC Milan atas Inter Milan

INDOSPORT.COM - Eks gelandang AC Milan, Demetrio Albertini, menganggap Rossoneri tak selevel dengan Juventus dan Internazionale, meski mendapat kemenangan beruntun. 

Sejak jeda pandemi corona, AC Milan sama sekali belum menerima kekalahan. Tren positif pun dilanjutkan Hakan Calhanoglu dkk di musim 2020/21 ini. 

AC Milan berhasil menyapu bersih kemenangan dalam tiga laga perdana di Serie A musim ini, yakni kontra Bologna (2-0), Crotone (2-0), Spezia (3-0), dan Inter Milan (2-1). 

Hasil yang diraih AC Milan dalam empat pekan awal Liga Italia menumbuhkan harapan di sanubari para pemain dan fans, bahwa klub yang bermarkas di San Siro itu mampu menembus Liga Champions musim depan. 

© Getty Images
Caption Copyright: Getty ImagesCaption

Mantan gelandang AC Milan, Demetrio Albertini, turut mengomentari perkembangan Rossoneri di era Stefano Pioli. 

"Hasil yang diraih pasca lockdown menjadi tonggak kebangkitan AC Milan. Ini luar biasa,"ucap Demetrio Albertini kepada Radio 24

"Derby adalah laga yang berbeda. Sukses meraup kemenangan memberi kepercayaan diri dan membuka mata agar fokus pada tujuan. Saya tahu ini sulit, tapi Milan punya tugas finis di empat besar," imbuhnya. 

Pria berusia 49 tahun itu lantas menuturkan bahwa AC Milan tetap berada di belakang alias beda kasta dengan Inter Milan dan Juventus dalam peraihan gelar scudetto. 

"Juventus dan Inter satu langkah di atas Milan. Namun, saya bersama Milan sukses menang pada 1999. Bagaimanapun, pada akhirnya pemenangnya adalah tim yang mampu mengelola momen-momen sulit dengan lebih baik,"ujar Albertini. 

Inter Milan sedianya memulai musim 2020/21 dengan baik. Nerazzurri memetik kemenangan atas Fiorentina dan Benevento. Namun, menerima hasil imbang saat melawan lazio sebelum jeda internasional dan menderita kekalahan 1-2 dari Milan. 

Kekalahan ini menjadi kenangan pahit bagi skuat Antonio Conte jelang laga pembuka Liga Champions melawan klub Jerman, Borussia Monchengladbach.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
100%