Bola Internasional

Curhat Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Cobaan Berat Sebagai Pelatih di Liga Malaysia

Senin, 26 Oktober 2020 05:53 WIB
Editor: Isman Fadil
© fasabah/Facebook
Pelatih asal Indonesia milik Sabah FA (Liga Super Malaysia), Kurniawan Dwi Yulianto. Copyright: © fasabah/Facebook
Pelatih asal Indonesia milik Sabah FA (Liga Super Malaysia), Kurniawan Dwi Yulianto.

INDOSPORT.COM - Pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto, mengaku menjalani debutnya sebagai juru taktik di Liga Super Malaysia tidak berjalan sesuai harapan.

Sabah FA menunjuk Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih baru pada Desember tahun lalu. Diarsiteki oleh legenda Timnas Indonesia tersebut, klub berjuluk Tembadau itu masih tercecer di peringkat 10 klasemen dari 12 tim kontestan.

Dari enam laga terakhir, Sabah FA baru meraih satu kemenangan serta sekali imbang dan empat laga mengalami kekalahan setelah liga dilanjutkan pada 28 Agustus.

Diakui Kurniawan, pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi performa Sabah FA di musim ini. Mulai dari sulitnya mengumpulkan pemain untuk latihan, adanya banjir di kota Kinabalu, hingga batalnya menjalani pertandingan persahabatan di Sarawak karena pembatasan sosial.

“Para pemain belum berlatih di lapangan selama beberapa minggu. Sekarang mereka berlatih secara mandiri di rumah karena situasi COVID-19 di Sabah,” kata Kurniawan dikutip INDOSPORT.com dari The Star.

"Kami akan berangkat ke Kuala Lumpur (KL) pada 29 Oktober dan akhirnya bisa berlatih bersama keesokan harinya. Setelah itu, hari pertandingan. Dan kami masih belum mendapatkan konfirmasi tempat lapangan latihan di KL," sambungnya.

Pria yang juga dipanggil Si Kurus itu harus memutar otak agar bisa mengembalikan performa terbaik anak asuhnya. Terdekat, Sabah FA akan menghadapi UiTM pada pertandingan terakhir Liga Super Malaysia di Stadion UiTM di Shah Alam pada 31 Oktober.

"Musim pertama yang sulit bagi saya. Saya mencoba pelan-pelan mengubah permainan tim dengan filosofi saya. Sebelum saya bisa membuat banyak kemajuan, perintah lockdown datang (di Malaysia) pada Mei. Ini sangat buruk," keluhnya.

“Bagaimanapun, saya memiliki kepercayaan penuh pada para pemain saya dan saya percaya kami bisa melewati badai jika kami tetap bersatu dan terus bekerja keras,” tandas Kurniawan Dwi Yulianto.
 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
33%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
67%