Bola Internasional

Termasuk Griezmann, 4 Pemain yang Melempem di Klub tapi Gacor di Timnas

Jumat, 13 November 2020 22:07 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
© Juan Manuel Serrano Arce/Getty Images
Termasuk Antoine Griezmann, berikut ini kami pilihkan empat pemain yang tampil melempem di level klub, tetapi garang di tim nasional. Copyright: © Juan Manuel Serrano Arce/Getty Images
Termasuk Antoine Griezmann, berikut ini kami pilihkan empat pemain yang tampil melempem di level klub, tetapi garang di tim nasional.

INDOSPORT.COM - Termasuk Antoine Griezmann, berikut ini kami pilihkan empat pemain yang tampil melempem di level klub, tetapi garang di tim nasional. 

Bagi pemain sepak bola, tampil melempem di level klub, belum tentu membuat mereka meredup di tim nasional. 

Akhir-akhir ini banyak bintang-bintang dunia yang secara mengejutkan tampil di bawah ekspektasi di klub mereka. 

Antoine Griezmann di Barcelona misalnya, eks gelandang Atletico ini belum juga tampil maksimal dan membantu Barca meraih kemenangan. 

Namun, ketika di Timnas Prancis, perannya begitu sentral dan memberikan kontribusi besar bagi tim. Griezmann masih beruntung diberi kesempatan Koeman main di tim utama. 

Ada pula pemain yang jadi pelapis di klub, namun tampil garang di tim nasional mereka. Siapa saja mereka? Berikut kami pilihkan untuk ada. 

1. Olivier Giroud

Banyak yang heran mengapa Olivier Giroud masih menghuni tim nasional Prancis padahal di Chelsea dirinya lebih sering terpinggirkan musim ini. 

Hal itu memang tak lepas dari status Giroud sebagai salah satu bomber mematikan yang dimiliki oleh Prancis. Tercatat, 42 gol telah dicetaknya bersama Tim Ayam Jantan. 

Ia kini berselisih sembilan gol dari rekor sepanjang masa milik Thierry Henry. Pada awal Oktober ia tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat Prancis membantai ukraina 7-1. Laga itu sekaligus menjadi pertandingan ke-1o0 nya bersama timnas. 

Yang luar biasa lagi. dua gol itu melewati rekor legenda Michel Platini yang mencetak 41 gol dari 72 kesempatan. Giroud kini mengekor Thierry Henry yang telah mencetak 51 gol dari 123 caps. 

2. Antoinne Griezmann

Antoinne Griezmann menemui kesulitan di awal musim ini bersama Barcelona yang dibesut pelatih baru, Ronald Koeman. Griezmann yang diharapkan jadi masa depan lini depan Blaugrana baru mencetak 2 gol dan 1 assist dari total 9 laga di semua kompetisi. 

Bagi standar Barcelona, tentu kontribusi Griezmann masih di bawah standar. Namun, lain halnya dengan level tim nasional. 

Bersama Timnas Prancis, ia hampir selalu menjadi pemain pilar. Seperti misalnya kala mengalahkan Kroasia dalam UEFA Nations League Oktober lalu. 

Kala itu ia menyumbang satu gol. Griezmann pun menyindir Koeman dengan menyebut bahwa di Timnas Prancis, ia bermain di posisi yang ia suka. 

Hal itu pun tak ditampik oleh Ronald Koeman. Koeman memang memainkan Griezmann lebih sebagai penyerang sayap kanan ketimbang gelandang serang tengah. 

3. Roberto Firmino 

Pemain berikutnya yang masuk daftar ini adalah Roberto Firmino. Seperti diketahui, performa Firmino mengalami penurunan di Liverpool. 

Musim ini ia baru membuat 1 gol dan 2 assist dari 
12 pertandingan. Sementar musim lalu, ia terhitung tak maksimal karena mencetak 12 gol dari 52 laga sebagai pemain nomor 9. 

Namun, kemampuannya memberikan assist memberikan harapan. Musim lalu Firmino membuat 12 assist untuk Liverpool. 

Firmino yang posisinya kini tergeser oleh Diogo Jota coba dimanfaatkan Jurgen Klopp sebagai gelandang serang tengah. 

Lain di klub, lain di timnas. Di Brasil, Firmino berkontribusi besar dari dua laga terakhirnya di Tim Samba pada kualifikasi Piala Dunia. 

Masing-masing di laga melawan Bolivia di mana ia mencetak dua gol, dan melawan Peru di mana ia membuat satu assit. Ia menjadi starter di dua laga itu. 

Kabar berembus, pelatih Brasil, Tite, akan meniru taktik Jurgen Klopp untuk memainkan Roberto Firmino sebagai gelandang serang di laga-laga Brasil selanjutnya. 

4. Martin Odegaard

Pemain terakhir yang bisa dimasukkan ke dalam daftar ini adalah Martin Odegaard. Sebetulnya, tak ada yang salah dengan skill Odegaard. 

Hanya saja, ia kalah saing di timnya saat ini, Real Madrid. Sejauh ini pemain 21 tahun tersebut baru main di empat pertandingan musim 2020-2021. 

Namun lain halnya di Timnas Norwegia. Semenjak promosi dari Timnas U-19, ia selalu jadi andalan lini tengah Norwegia. Baru-baru ini ia membuat sensasi besar bersama Erling Haaland ketika membantai Rumania 4-0. 

Martin Odegaard berperan besar dalam membantu Norwegia meraih hasil cukup impresif di kualifikasi Piala Eropa pada 2019 silam. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%