Liga Indonesia

Kekaguman Gelandang Bali United Pada Sosok Diego Maradona

Jumat, 27 November 2020 04:48 WIB
Kontributor: Nofik Lukman Hakim | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Gelandang Bali United, M Taufiq termasuk yang terpukul atas berpulangnya legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona. Copyright: © Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT
Gelandang Bali United, M Taufiq termasuk yang terpukul atas berpulangnya legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona.

INDOSPORT.COM - Gelandang Bali United, M Taufiq termasuk yang terpukul atas berpulangnya legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona. Taufiq termasuk pengagum sosok yang begitu dicintai suporter Napoli ini.

Maradona meninggal pada Rabu (25/11/20) malam WIB akibat serangan jantung. Dia meninggal di kediamannya. Mantan pemain Napoli dan Barcelona ini wafat pada usia 60 tahun.

Meninggalnya Diego Maradona membuat para pencinta sepak bola sedunia berduka. Maradona merupakan sosok fenomenal dengan sejumlah prestasi mengkilap kala menjadi pemain. Dia sukses bersama klub maupun negaranya.

Duka bukan hanya dirasakan warga Argentina. Di Indonesia, para pesepa kbola pun kehilangan sosok Maradona. Tak terkecuali gelandang Bali United, M Taufiq, yang mengidolakan Maradona.

"Pasti semua berduka atas berpulangnya salah satu legenda terbaik lapangan hijau. Kita semua berdoa semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan," ucap Taufiq, Kamis (26/11/20).

Taufiq menilai Maradona merupakan salah satu talenta terbaik di lapangan hijau. Selain memiliki skill yang luar biasa, Maradona juga punya perhatian pada sepak bola. Setelah pensiun pun, Maradona tetap berada di lingkungan sepak bola.

"Pastinya semua sangat mengidolakan Maradona, termasuk saya. Banyak juga orang tua sampai memberikan nama Maradona pada anaknya, karena saking mengidolakannya," tutur Taufiq.

Sulit untuk meraih prestasi tinggi secara bersamaan, baik level klub maupun negara. Hal itu bisa dilakukan Maradona, terlepas dari kontroversi gol "Tangan Tuhan" kala melawan Inggris di Piala Dunia 1986 di Meksiko.

"Semua angkat topi atas prestasi yang dibuat Maradona," tegasnya.

Gimnasia de la Plata merupakan sentuhan terakhir Maradona sebelum berpulang pada usia 60 tahun. Maradona juga sempat menangani beberapa klub, termasuk Timnas Argentina.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%