Liga Indonesia

Gamblang, PSSI Bicara Tanggal Kick-off Lanjutan Liga 1 dan Izin Kepolisian

Jumat, 11 Desember 2020 08:45 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Indra Citra Sena
© online24jam.com/INDOSPORT
Waketum PSSI, Iwan Budianto. Copyright: © online24jam.com/INDOSPORT
Waketum PSSI, Iwan Budianto.

INDOSPORT.COM - PSSI berencana memutar kembali kompetisi sepak bola Indonesia pada 5 Februari 2021. Seperti sebelumnya, Liga 1 terlebih dulu kick-off dan sepekan setelahnya baru disusul Liga 2.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto, beberapa waktu lalu. Dia memastikan bahwa pihaknya telah mengambil ancang-ancang untuk menggulirkan Liga 1 dan Liga 2 edisi 2020-2021.

“PSSI sudah siap menjadwal ulang Liga 1 dan Liga 2. Rencananya kami akan gulirkan pada 5 Februari nanti,” ucap Iwan Budianto kepada awak media di Palembang.

Keyakinan Iwan bukan tanpa alasan. Vaksin virus corona yang sudah tiba di Indonesia menjadi kunci penyelesaian pandemi yang melanda Tanah Air selama hampir setahun terakhir.

“Vaksin virus corona sudah tiba di Indonesia dan kalau sudah didistribusikan dan Januari sudah banyak yang gunakan, mudah-mudahan dan Insha Allah liga bisa digulirkan pada Februari,” cetus Iwan Budianto.

Kendati begitu, ia belum dapat berbicara banyak soal suporter. PSSI belum dapat memastikan apakah liga bakal bergulir dengan penonton, penonton 50 persen, atau justru tanpa penonton sama sekali.

Saat disinggung soal izin dari kepolisian. Iwan juga belum berkomentar banyak. Ia hanya menyampaikan, jika PSSI dan pihak kepolisian terus melakukan komunikasi. Tentunya, pihaknya berharap bakal berbuah manis dan surat izin dapat keluar secepatnya.

“Nanti kami putuskan bagaimana, masih perlu dibahas dulu soal penonton. Soal izin kepolisian kami terus berkomunikasi dengan PSSI, semoga bisa segera beres,” tandas Iwan Budianto.

Di tempat berbeda, Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, meminta PSSI untuk mengantongi izin terlebih dahulu sebelum melontarkan waktu kick-off Liga 1 maupun Liga 2.

“Kami sudah kena zonk dua kali dan mengalami kerugian. Kami tidak mau merugi lagi. Makanya, kami harapkan izin dikantongi dulu, barulah klub menggelar latihan. Kami butuh kepastian sebelum tim kembali aktif. Jangan sampai, nanti sudah latihan malah ditunda lagi,” pungkasnya.