Liga Spanyol

Demi Kuasai Lagi Barcelona, Joan Laporta Ingatkan Mimpi Buruk Real Madrid

Rabu, 16 Desember 2020 12:46 WIB
Penulis: I Made Dwi Kardiasa | Editor:
© GETTY IMAGES
Joan Laporta (kiri) siap turun tangan mengembalikan kejayaan Barcelona sekali lagi sebagai presiden. Ia bahkan mengkampanyekan terulangnya mimpi buruk Real Madrid selaku rival LaLiga Spanyol dari Barca. Copyright: © GETTY IMAGES
Joan Laporta (kiri) siap turun tangan mengembalikan kejayaan Barcelona sekali lagi sebagai presiden. Ia bahkan mengkampanyekan terulangnya mimpi buruk Real Madrid selaku rival LaLiga Spanyol dari Barca.

INDOSPORT.COM - Lengsernya Josep Maria Bartomeu dan hasrat Lionel Messi yang mau pergi buat Joan Laporta turun tangan bakal kuasai lagi Barcelona. Ia bahkan berkampanye dengan cara beri mimpi buruk ke rival LaLiga Spanyol, Real Madrid.

Malang, mungkin kata yang tepat menggambarkan situasi El Barca saat ini mulai dari mnim akan prestasi hingga kesulitan ekonomi. Sebagaimana diketahui, musim lalu menjadi saat-saat terburuk bagi mereka yang alami kehancuran total.

Bagaimana tidak? Ketika Los Blancos rebut titel LaLiga Spanyol seolah belum cukup karena tak berselang lama insiden memilukan pembantaian 2-8 oleh Bayern Munchen di Liga Champions malah terjadi. Menyusul masalah ekonomi, Messi pun langsung ingin pergi.

Situasi kian kacau hingga Blaugrana dilaporkan kian dekati jurang kebangkrutan, Bartomeu pun memilih undur diri gara-gara tekanan tanpa akhir. Kursi pemerintahan klub yang kosong buat Laporta cukup yakin bisa membawa Barcelona ke jalan yang benar.

Mengingat pemilu akan bergulir 24 Januari 2021 depan, capres ini sesumbar bakal membawa kejayaan lagi bagi Catalan. Tak tanggung-tanggung, menurut laman Football Espana, ia sampai memasang spanduk besar yang berjarak 200 meter dari Santiago Bernabeu.

Lewat tulisan besar "tidak sabar untuk melihatmu lagi," mengisyaratkan ultimatum kepada kubu Real Madrid yang jadi rival abadi Barcelona. Mengapa ia begitu optimis? Sederhana, capres berusia 58 tahun ini sempat menjadi momok utama tim yang dipimpin Florentino Perez.

Ya, pada periode 2003-2010 kekuasaannya di masa lampau, Laporta berhasil tunjukkan keganasan Barcelona lewat pelatih Frank Rijkaard dan Pep Guardiola. Empat gelar LaLiga dan dua Liga Champions pun berhasil didapat sekaligus hancurkan dominasi El Real.

Akan tetapi bukan berarti ia lepas dari kontroversi kala menjabat orang nomor satu di kubu klub. Gara-gara kesibukannya yang terhadap kegiatan politik, ia pun harus rela kehilangan jabatan sebagai orang tertinggi di Azulgrana gara-gara mosi tak percaya.

Terlepas dari masa lalu, Joan Laporta bisa saja menjadi penyelamat Barcelona usai bisa meyakinkan Lionel Messi bertahan sekaligus hancurkan Real Madrid. Selain dirinya, ada Victor Font yang dipercaya bakal menjadi presiden baru klub LaLiga Spanyol itu. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%