Liga Indonesia

Youth Development jadi Fokus Madura United di Tengah Vakumnya Kompetisi

Rabu, 30 Desember 2020 17:01 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Herry Ibrahim
© pixers.es/wikipedia
Madura United mengalihkan fokus utamanya dengan membenahi segala hal terkait pengembangan sepak bola usia muda. Copyright: © pixers.es/wikipedia
Madura United mengalihkan fokus utamanya dengan membenahi segala hal terkait pengembangan sepak bola usia muda.

INDOSPORT.COM - Madura United mengalihkan fokus utamanya dengan membenahi segala hal terkait youth development alias pengembangan sepak bola usia muda, di tengah vakumnya kompetisi Liga 1.

Kegagalan mengantongi AFC Club License, menjadi pelecut semangat tim asuhan Rahmad Darmawan di sektor itu. Sehingga, klub memilih untuk fokus merampungkan segala kekurangannya sepanjang 2020 hingga 2021 mendatang.

"Curah hujan selama Desember ini, semoga tidak menjadi penghalang pembangunan Training Center Madura United Football Academy (MUFA)," bunyi rilis klub pada Selasa (29/12/20).

Sebagaimana syarat yang ditentukan federasi sepak bola Asia atau AFC, ada 5 aspek yang mesti dipenuhi klub guna mendapatkan AFC Club License. Kelimanya adalah Legal, Financial, Supporting, Infrastruktur serta Personel dan Administrasi.

"Karena fokus Madura United saat ini, sebagaimana arahan presiden klub (Achsanul Qosasi)," tandas rilis pada akun Instagram resmi tim Laskar Sape Kerrab.

"Adalah pembenahan administrasi, konsolidasi internal dan pembenahan infrastruktur untuk kembali mendapatkan AFC Lisensi," sambung MU.

Sebelumnya, PSSI telah menyatakan 5 klub yang lolos AFC Club License pada Kamis (19/11/20) lalu. Kelimanya adalah Bali United, Bhayangkara FC, Arema FC, Persipura Jayapura dan Borneo FC.