Liga Inggris

Tumbang dari Leicester, Frank Lampard Pasrah Dipecat Chelsea

Rabu, 20 Januari 2021 05:47 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© Darren Walsh/Chelsea FC via Getty Images
Pelatih Chelsea, Frank Lampard. Copyright: © Darren Walsh/Chelsea FC via Getty Images
Pelatih Chelsea, Frank Lampard.

INDOSPORT.COM – Usai tumbang dari Leicester City, Frank Lampard mengaku pasrah dengan nasibnya sebagai pelatih Chelsea karena semua hal berkaitan dengan jabatannya berada di luar kendalinya.

Chelsea kembali harus menerima hasil buruk di Liga Inggris 2020/21 setelah harus tumbang dalam lawatannya ke markas Leicester.

Kekalahan Chelsea sendiri terlihat sejak babak pertama. Pasalnya, Leicester mampu mencetak dua gol lewat Wilfred Ndidi di menit ke-7 dan James Maddison di menit ke-41.

Permainan Chelsea pun terbilang buruk sejak babak pertama. Meski mampu membuat beberapa peluang, namun The Blues tak mampu mengubah keadaan sehingga harus menerima kekalahan 0-2 dari Leicester.

Kekalahan dari Leicester City ini pun membuat posisi Frank Lampard terjepit. Dalam pernyataannya pasca laga, pelatih berusia 42 tahun ini mengaku pasrah dengan masa depannya di Chelsea.

Lampard menyebut dirinya telah merasakan tekanan sejak beberapa waktu silam. Sehingga, pemecatan pun bisa saja menimpanya. Oleh karena itu, ia pasrah dengan keputusan petinggi Chelsea.

“Ini (hasil negatif) semakin menekanku sejak beberapa waktu lalu. Ekspektasi di klub ini (Chelsea) tinggi. Itu (pemecatan) bukan keputusanku. Ada beberapa hal yang berada di luar kendaliku,” ujar Lampard pasca laga melawan Leicester.

Tentu pengakuan ini menjadi sinyal pemecatannya bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Lampard bahkan mengaku pasrah dan siap menerima konsekuensi, mengingat kapasitas Chelsea yang tak pandang bulu terhadap kinerja pelatih.

Sederet nama disebutkan telah disiapkan oleh petinggi Chelsea untuk menggantikan Frank Lampard. Di antaranya adalah Thomas Tuchel dan Massimiliano Allegri, di mana keduanya tengah menganggur. Menarik dinantikan bagaimana nasib legenda milik The Blues tersebut.