Liga Spanyol

Pengakuan Mengejutkan Pochettino, Nyaris Hasut Lionel Messi Tinggalkan Barcelona

Kamis, 21 Januari 2021 00:22 WIB
Penulis: I Made Dwi Kardiasa | Editor: Yosef Bayu Anangga
© Manu Fernandez/Pool via Getty Images
Lionel Messi nyaris tinggalkan raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona, gara-gara dapat hasutan pelatih PSG, Mauricio Pochettino. Copyright: © Manu Fernandez/Pool via Getty Images
Lionel Messi nyaris tinggalkan raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona, gara-gara dapat hasutan pelatih PSG, Mauricio Pochettino.

INDOSPORT.COM - Pelatih Paris Saint Germain (PSG), Mauricio Pochettino ternyata punya pengakuan tak terduga karena hampir buat Lionel Messi khianati Barcelona dan gabung rival LaLiga Spanyol lebih awal.

Bicara soal pemain terloyal hingga saat ini, sepak terjang bintang asal Argentina itu tak bisa dipandang sebelah mata usai catatkan masa bakti hingga 20 tahun di Catalan. Ya, selama itu pula dirinya tampil heroik lewat sumbangan prestasi.

Tercatat ada 33 gelar juara yang kian memenuhi brankas Camp Nou dan tentu saja hal tersebut langsung membuat striker berjulukan La Pulga itu jadi pemain penting Azulgrana. Tapi siapa sangka karier darinya bisa saja berakhir di tim tak terduga.

Enggan komentari Messi yang bisa gabung PSG, Pochettino malah mengulang momen ketika masih menukangi mantan tim LaLiga Spanyol, Espanyol. Sebagaimana diketahui, pelatih asal Argentina ini sempat meniti karier di sana pada 2009 hingga 2012.

"Messi ke PSG? Saya tak bisa komentar. Ketika saya masih di Espanyol atau Southampton, impian saya sendiri tergolong jelas yakni membawa pemain terbaik ke klub, dan Messi hampir dipinjamkan ke Espanyol," ucap Poch dilansir Mirror.

"Kesepakatannya sudah tingkat lanjut, tapi dia malah tampil begitu hebat para pramusim Trofeo Gamper dan mengakhiri itu semua. Sempat bertemu di London atau Italia, punya kecintaan terhadap Newell's Old Boys bikin ada ikatan diantara kami," imbuhnya.

Kejadian sendiri bermula saat pemain yang saat itu berusia 18 tahun ini dapat standing ovation di laga lawan Juventus. Bikin pelatih Juve dulu, Fabio Capello dan Inter Milan berebut, hasrat mereka batal gara-gara presiden Barca, Joan Laporta.  

Akan tetapi hingga Espanyol turun kasta ke divisi dua kompetisi Negeri Matador, kesempatan gaet pemenang enam Ballon d'Or tak pernah tiba. Maklum saja, ia dihargai cukup mahal apalagi dengan ganjaran gaji 565 ribu euro (Rp9 miliar) per-pekan.

Tapi bukan berarti menyeret Lionel Messi tergolong mustahil, Mauricio Pochettino bisa saja menggaetnya dengan mudah dengan bantuan dana fantastis PSG. Apalagi kans itu cukup besar usai hubungannya dengan Barcelona retak sepanjang LaLiga Spanyol ini.  

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%