Liga Indonesia

Azamat Baimatov Tiba, Barito Malah Krisis Bek Jelang Lawan Bali United?

Jumat, 18 Juni 2021 08:48 WIB
Penulis: Martini | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© liga-indonesia.id
Pelatih Barito Putera, Djajang Nurdjaman. Copyright: © liga-indonesia.id
Pelatih Barito Putera, Djajang Nurdjaman.

INDOSPORT.COM - Rekrutan asing terakhir Barito Putera, Azamat Baimatov, telah tiba. Namun, tim asal Kalimantan Selatan itu justru tengah krisis bek.

Padahal, Barito Putera akan menghadapi lawan kuat yakni Bali United dalam laga uji coba bertajuk Tour de Java, Jumat (18/6/21), sebagai persiapan jelang kick-off Liga 1.

Barito Putera mengalami krisis bek lantaran ada pemain yang cedera, dan ada pula yang dinyatakan kondisi fisiknya belum prima.

Khusus untuk bek kiri, Barito Putera memang baru saja meresmikan pemain lokal, Miftah Anwar Sani dan Rifqy Suryawan. Selain itu, ada wonderkid 15 tahun, Alexandro Felix Kamuru. Tidak ada masalah di sektor ini.

Beranjak ke bek tengah, pilar asing Cassio de Jesus dikonfirmasi mengalami cedera paha usai melakoni laga uji coba vs Borneo FC.

Sementara pemain asing yang baru saja bergabung, bahkan belum menandatangani kontrak, Azamat Baimatov, belum ada di level yang terbaik untuk terjun di partai uji coba.

“Cassio kemungkinan mendapatkan cedera hamstring dan akan menjalani pemeriksaan atau di MRI, semoga tidak parah," ungkap pelatih tim, Djajang Nurdjaman, kepada media.

"Namun untuk Azamat masih belum (prima), karena kayaknya tidak rutin menjaga kondisi saat tidak berkompetisi,” lanjut Djanur lagi.

Maka, posisi bek tengah bisa saja menjadi milik pemain lokal usia muda, Nyoman Paul Aro (19), Muhammad Firly (21), Yuswanto Aditya (21), atau Dandi Maulana (23).

Dari keempat nama pemain muda tersebut, hanya Dandi Maulana yang berpengalaman di Liga 1 dan pernah melawan Bali United.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%