In-depth

Marco Storari, Sosok Pahlawan Tak Terduga di Dua Klub Liga Italia

Jumat, 24 September 2021 22:40 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
 Copyright:
Sukses di Dua Klub Liga Italia

Marco Storari memang hanya pengganti Gianlugi Buffon, tapi sepak terjangnya harus diacungi dua jempol. Jika tidak bermain di Juventus, kemungkinan besar ia akan jadi starter reguler di tim Liga Italia lainnya.

Bahkan, ia juga menunjukkan kesetiaannya kepada Juventus dengan memutuskan tinggal meski Buffon telah kembali dari cedera.

Walau hanya mengantongi peran cadangan, ia tidak meninggalkan Vecchia Signora pada musim panas 2011 demi mencari rumput yang lebih hijau atau kesempatan bermain reguler di starting line up tim lain.

Alih-alih hengkang, ia justru memperpanjang kontraknya hingga Juni 2014. Selama kurun waktu tersebut, Marco Storari nampak betah-betah saja sebagai kiper cadangan.

Bersama Juventus, pria kelahiran 7 January 1971 ini meraih seabrek gelar berupa empat kali Serie A Liga Italia, dua Supercoppa Italiana, dan satu Coppa Italia.

Setelah jadi pahlawan bagi Juventus saat kehilangan Gianluigi Buffon, Marco Storari melakukan satu satu hal mulia lagi di klub yang ia singgahi selanjutnya pada tahun 2015, Cagliari.

Ini adalah kali kedua bagi Storari berseragam Cagliari setelah menjadi pemain pinjaman mereka pada 2008. Ia pun turut mencatatkan namanya sebagai bagian tim yang berhasil meraih promosi ke Serie A pada 2015-2016.

Bukan hanya itu, ia pun sangat jarang tidak terlihat batang hidungnya di Serie B 2015-2016. Dari 42 laga, Storari hanya absen satu kali.

Cagliari finis sebagai pemuncak di klasemen akhir Serie B dengan 83 poin. Mereka berhak atas tiket promosi bersama Crotone, dan Pescara.

Setelah turut berjasa bagi Cagliari, Storari kembali lagi ke AC Milan pada 2017 hingga akhir kariernya. Saat kontraknya berakhir pada musim panas 2018, ia pun memutuskan untuk gantung sepatu.