Bola Internasional

Ligue 1: PSG Disinyalir Tidak Tahu Cara Mainkan Lionel Messi

Selasa, 26 Oktober 2021 18:15 WIB
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama | Editor: Prio Hari Kristanto
© Twitter.com/PSG_English
Klub Ligue 1, Paris Saint-Germain disarankan untuk memainkan Lionel Messi sebagai gelandang serang alih-alih winger jika ingin mengembalikan perfoma terbaiknya. Copyright: © Twitter.com/PSG_English
Klub Ligue 1, Paris Saint-Germain disarankan untuk memainkan Lionel Messi sebagai gelandang serang alih-alih winger jika ingin mengembalikan perfoma terbaiknya.

INDOSPORT.COM - Kesulitan Lionel Messi untuk tampil sesuai dengan ekspektasi bersama klub Ligue 1, Paris Saint-Germain, kemungkinan besar disebabkan oleh posisi bermainnya saat ini. Di Les Parisiens ia lebih sering diplot sebagai penyerang sayap kanan.

Oleh manajer Mauricio Pochettino, Lionel Messi sepertinya diharapkan bisa menawarkan ancaman lebih dengan kaki kiri dominannya. Padahal dalam satu dekade terakhir pemain 34 tahun asal Argentina tersebut lebih sering beroperasi di area yang lebih sentral.

Visi, kreativitas, serta kemampuan dribel La Pulga akan lebih berguna jika ia menjadi pusat permainan tim. Peran tersebut di PSG justru diberikan pada Neymar alih-alih Messi.

Akhirnya Messi sama sekali belum menelurkan gol maupun assist saat bermain di Ligue 1 Prancis. Ketiga gol eks kapten Barcelona tersebut musim ini semuanya lahir di ajang Liga Champions.

Mantan rekan Messi di Barcelona, Thierry Henry, adalah yang membuat analisa ini. Bukan hal yang aneh karena pada 2010 ia jadi saksi bagaimana transfromasi sang bintang mungil jadi salah satu pemain terbaik dunia saat digeser ke tengah oleh Pep Guardiola.

"Di kanan Messi lebih sedikit mendapat asupan bola. Aku tidak bilang permainannya buruk, hanya tidak maksimal saja. Jika berada di tengah maka Messi bisa mengatur tempo dan lain sebagainya," papar Henry pada Prime Video.

"Butuh sesuatu untuk benar-benar bisa memainkan Messi, Neymar, dan (Kylian) Mbappe bersamaan. Messi bukan pemain yang banyak bicara karena ia lebih senang menunjukkannya di lapangan. Sepertinya PSG lebih terlalu banyak memiliki pemain yang ingin jadi pusat permainan," tambah eks Arsenal dan Juventus tersebut.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%