Liga Indonesia

Ini Catatan LIB yang Buat JIS Belum Bisa Gelar Pertandingan Liga 1

Rabu, 27 Juli 2022 10:40 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Ammara Marthiara/INDOSPORT
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 Indonesia menilai Persija Jakarta belum bisa menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai home base. Foto: Ammara Marthiara/INDOSPORT. Copyright: © Ammara Marthiara/INDOSPORT
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 Indonesia menilai Persija Jakarta belum bisa menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai home base. Foto: Ammara Marthiara/INDOSPORT.

INDOSPORT.COM - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 Indonesia menilai Persija Jakarta belum bisa menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai home base mereka untuk 2022-2023.

PT LIB menilai, Stadion JIS belum lolos verifikasi yang dilakukan PT LIB untuk bisa menggelar pertandingan Liga 1.

Bagi LIB, Stadion JIS masih perlu beberapa hal yang harus diperbaiki demi bisa menghelat kompetisi strata teratas di Indonesia ini.

Dari catatan LIB saat melakukan verifikasi alur keluar, masuk ke stadion menjadi perhatian penting.

Sebab memang LIB tidak mau ada kejadian buruk bila nanti menggelar pertandingan Liga 1.

Tak hanya JIS yang memiliki catatan dari PT LIB. Setidaknya ada beberapa stadion lain yang menjadi catatan mereka.

Sebut saja stadion tersebut yakni BJ Habibie (Pare-Pare), Demang Lehman (Marthapura), dan Jatidiri (Semarang)

Diutarakan Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, catatan yang didapat adalah hasil inspeksi langsung LIB ke lokasi stadion.

"Sekali lagi, inspeksi bukan berarti stadion langsung bisa digunakan untuk pertandingan Liga 1 2022-2023 dalam waktu dekat ini," ucap Akhmad Hadian Lukita dalam situs resm PT LIB.

"Semua akan diperiksa secara terperinci terlebih dahulu," ujar Akhmad Hadian Lukita.

"Stadion BJ Habibie dan Stadion Brawijaya yang harus dibenahi kapasitas lampunya. Stadion Jatidiri perlu pengaturan lahan parkir yang lebih luas dan tertata," beber Lukita.

Khusus untuk JIS, Lukita menilai selain kenyamanan keluar masuk pemain ada faktor lain, seperti keamanan fans saat keluar dari stadion.