In-depth

4 Pemain Potensial yang Terlalu Cepat Dilepas AC Milan, Jadi Penyesalan?

Rabu, 19 Oktober 2022 19:35 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Andrea Staccioli/LightRocket via Getty Images
Matteo Darmian, eks Parma dan AC Milan yang saat ini berseragam Inter. Foto: Andrea Staccioli/LightRocket via Getty Images. Copyright: © Andrea Staccioli/LightRocket via Getty Images
Matteo Darmian, eks Parma dan AC Milan yang saat ini berseragam Inter. Foto: Andrea Staccioli/LightRocket via Getty Images.
Matteo Darmian dan Riccardo Saponara

Matteo Darmian

Meski menjadi kapten di tim Primavera, sepak terjang Matteo Darmian bersama AC Milan pada kenyaaannya tidak terlalu mencolok.

Pasalnya, ia hanya tampil lima kali bersama tim utama, dengan rincian empat di liga dan satu di Coppa Italia.

Setelah itu, ia meninggalkan klub pada tahun 2010 lantaran kesulitan menghadapi persaingan para pemain muda di skuad Rossoneri.

Bek kanan kelahiran 2 Desember 1989 tersebut sangat jarang dimainkan. Ia bahkan sering melewati hari-harinya sebagai pemain pinjaman.

Sejak meninggalkan AC Milan, Matteo Darmian ternyata menuai kesuksesan yang sudah ditakdirkan kepadanya melalui Torino dan Timnas Italia.

Namun tetap saja, ia merupakan aset berharga yang terlalu cepat dilepas saat lini belakang AC Milan sedang lemah-lemahnya dan payah-payahnya.

Riccardo Saponara

Datang ke AC Milan pada Januari 2013 dan angkat kaki pada Januari 2015. Hanya saja, masa-masanya bersama sang raksasa Liga Italia tidak semulus yang diharapkan.

Bahkan, tuah nomor punggung 8 yang dilungsurkan kepadanya pun tidak berbuah apa-apa. Ia bahkan menjadi ‘korban’ pergantian pemain yang sampai tiga kali di kubu Rossoneri.

Masalahnya, tidak ada satu pun pelatih yang berkenan memberi cukup menit bermain untuk pemain asal Italia ini.

Alih-alih dilepas, Riccardo Saponara bisa jadi trequartista yang lebih andal ketimbang Keisuke Honda atau Suso.