Piala Dunia 2022

Pulang Duluan Gara-gara Drama Kontroversi, Jerman Kualat Kepada Frank Lampard

Jumat, 2 Desember 2022 20:45 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Indra Citra Sena
© REUTERS/David Klein
Legenda Chelsea, Frank Lampard menyebut Timnas Jerman kualat kepadanya usai tersingkir lebih dahulu dan penuh drama di Piala Dunia 2022. (Foto: REUTERS/David Klein) Copyright: © REUTERS/David Klein
Legenda Chelsea, Frank Lampard menyebut Timnas Jerman kualat kepadanya usai tersingkir lebih dahulu dan penuh drama di Piala Dunia 2022. (Foto: REUTERS/David Klein)

INDOSPORT.COM – Legenda Chelsea, Frank Lampard, menyebut timnas Jerman kualat kepadanya usai tersingkir lebih dahulu dan penuh drama di Piala Dunia 2022.

Sekadar informasi, Jerman secara mengejutkan tersingkir dari Piala Dunia 2022 usai gagal lolos dari babak penyisihan ke 16 besar.

Der Panzer gagal lolos ke babak 16 besar usai Jepang berhasil mengalahkan Spanyol di matchday pamungkas Grup E Piala Dunia 2022 pada Jumat (2/12/22) dini hari WIB.

Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2022 ini karena gol kedua Jepang yang dicetak Ao Tanaka. Gol tersebut juga penuh kontroversi karena terlihat bola seperti sudah meninggalkan lapangan.

Tersingkirnya Jerman dari hajatan bergengsi empat tahunan ini juga disebut-sebut sebagai karma dari kemenangan tak adil Der Panzer atas Inggris pada Piala Dunia 2010 lalu.

Sebab, bola yang keluar dari lapangan itu pun kemudian dikaitkan dengan gol Inggris ke gawang Jerman di Piala Dunia 2010 yang dianggap tak sah.

Kala itu Jerman dan Inggris saling bersua di babak 16 besar. Saat itu di menit ke-39, Der Panzer unggul 2-1 atas The Three Lions.

Pada menit tersebut, seharusnya Inggris bisa menyamakan skor menjadi 2-2. Namun, tendangan Frank Lampard yang sempat membentur mistar dan memantul ke dalam gawang tak dianggap gol.

Padahal, jelas terlihat bola telah melewati garis gawang dan gol. Namun wasit mengabaikan hal tersebut, sehingga Inggris harus menerima tumbang dengan skor 1-4 dari Jerman.

Siapa yang sangka bahwa gol Frank Lampard yang dianggap tak sah itu kemudian menjadi karma bagi Jerman. Mereka harus tersingkir di Piala Dunia 2022 karena situasi mirip dalam laga Jepang vs Spanyol.