Dari Intrik Politik hingga Skandal Laga, Kontroversi Wasit Final Piala Dunia 2022 Szymon Marciniak
Szymon Marciniak adalah wasit berkebangsaan Polandia yang lahir pada 7 Januari 1981. Kiprahnya di dunia wasit telah dilakoni sejak usia 21 tahun.
Kariernya sebagai wasit juga dibarengi karier sebagai pesepak bola amatir. Barulah di usia 25 tahun, Marciniak melepas karier sepak bolanya dan menjadi wasit profesional.
Usai menjadi wasit profesional pada 2006, hanya butuh tiga tahun saja bagi Marciniak menembus kompetisi teratas di Polandia.
Sejak debutnya di liga teratas Polandia atau Ekstralaksa sebagai wasit, Marciniak telah memimpin lebih dari 200 pertandingan sebagai wasit.
Dua tahun usai menjadi wasit di level teratas Polandia, Marciniak kemudian menjadi wasit FIFA pada 2011 dan mulai merambah kancah internasional.
Ajang-ajang internasional baik dari UEFA maupun FIFA pernah dipimpinnya, entah itu kompetisi antar klub sepert Liga Champions dan Liga Europa maupun antar negara seperti Euro dan laga uji coba.
Jika dihitung dari debutnya sebagai wasit di level teratas pada 2009, Marciniak telah memimpin 550 pertandingan sepanjang kariernya.
Dari 550 pertandingan yang dipimpinnya itu, Marciniak dikenal ‘ringan tangan’. Pasalnya, ia telah memberikan 2213 kartu kuning, 67 kartu merah, dan 74 kartu merah tak langsung.
Jika dirinci lebih dalam, maka Marciniak rata-rata memberikan minimal empat kartu kuning dalam satu laga yang dipimpinnya.
Terlepas dari catatannya, Szymon Marciniak juga berkaitan erat dengan kontroversi selama menjadi wasit. Apa saja kontroversi itu?