Untung Besar, Presiden FIFA Ingin Adakan Piala Dunia 3 Tahun Sekali
Presiden FIFA, Gianni Infantino, ingin mengadakan Piala Dunia setiap tiga tahun sebagai bagian rencana jangka panjang guna merevolusi sepak bola internasional.
Kesuksesan dari sisi olahraga dan komersial pada Piala Dunia 2022 kian menguatkan ambisi besarnya demi mengadakan ajang empat tahunan itu menjadi tiga tahun sekali.
Terlebih lagi, Piala Dunia 2022 ini mendapatkan keuntungan 6,2 triliun poundsterling dan ada peningkatan 840 miliar poundsterling dibandingkan Piala Dunia 2018 lalu.
Hal itu menandakan bahwa sepak bola bakal terus berkembang dan menglobalisasi kendatipun Piala Dunia 2022 sempat dihujani berbagai kritik karena dilangsungkan di pertengahan musim bergulirnya liga.
Dengan demikian, Infantino berambisi besar untuk melembagakan siklus turnamen baru radikal yang mana Piala Dunia berlangsung setiap tiga tahun sekali.
Perubahan itu mungkin terjadi setelah Piala Dunia 2030 karena pembicaraan antara pemangku kepentingan tentang jadwal kompetisi antara tahun 2024 hingga 2030 hampir selesai.
Infantino jelas perlu waktu untuk mengimplementasikan ambisinya itu, sementara dirinya baru saja menekankan siap menjadi Presiden FIFA hingga tiga periode yang membuatnya tetap menjabat hingga 2031.
Di sisi lain, UEFA dan CONMEBOL menolak ide pengadaan Piala Dunia setiap dua tahun sekali yang sempat digelorakan oleh Arsene Wenger.
Hal ini juga mungkin menandakan ada kemungkinan besar bahwa UEFA dan CONMEBOL menolak ide terbaru Gianni Infantino.
Sumber: Daily Mail