Bola Internasional

Isu Penolakan Israel hingga Tragedi Kanjuruhan, Erick Thohir: Fokus FIFA adalah Keamanan

Jumat, 31 Maret 2023 15:31 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Prio Hari Kristanto
© Grafis: Yuhariyanto/INDOSPORT
Logo Piala Dunia U-20 2023. Copyright: © Grafis: Yuhariyanto/INDOSPORT
Logo Piala Dunia U-20 2023.
Security dan Safety Jadi Penting

Jika ditarik benang merah, penolakan terhadap Timnas Israel hingga ancaman dari beberapa kelompok masyarakat menunjukkan bahwa saat ini aspek security dan safety di Tanah Air masih rawan.

Terlebih dengan status Indonesia menjadi tuan rumah event olahraga terbesar di dunia, maka aspek ini harus jadi nomor satu agar negara peserta yang datang ke Indonesia bisa terjamin keamanannya.

“Mengapa FIFA mengecek 6 lapangan yang dipakai Piala Dunia U-20, jadi memang security dan safety jadi penting,” ujar Erick Thohir.

“Dan kita sebagai tuan rumah, security dan safety jadi penting tidak saja dalam kegiatan event liga kita, liga-liga kita sama isunya bagaimana suporter bisa pulang ke rumah.”

“Saya rasa ini harus distandarisasikan, termasuk manajemen pertandingan, manajemen lapangan, kalau kita mau tranformasi,” pungkas Erick Thohir.

Sekedar mengingatkan, terdapat lima poin transformasi sepak bola yang dibahas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino  pada Selasa (18/10/22).

Poin pertama, terkait dengan standar keamanan dan keselamatan stadion yang harus ditinjau ulang secara komprehensif dan ditingkatkan.

Poin kedua yakni protokol dan prosedur kepolisian dalam menjalankan tugas pengamanan pertandingan yang harus sesuai dengan standar keselamatan internasional.

Ketiga keterlibatan suporter, yakni sosialisasi yang lebih intensif termasuk pelibatan aktif suporter dalam transformasi sepak bola di Indonesia.

Keempat, penjadwalan pertandingan yang harus ditinjau termasuk dengan tujuan khusus guna menghindari waktu pelaksanaan yang bisa meningkatkan risiko.

Kelima alias poin terakhir, pendampingan yang mengharuskan lembaga-lembaga dan pakar bidang keselamatan dan keamanan stadion perlu dijangkau untuk menetapkan perbandingan sistematis terhadap praktik-praktik terbaik secara global.

Kedatangan Ketua FIFA, Gianni Infantino, kala itu merupakan tindak lanjut atas suratnya kepada Presiden Jokowi yang disampaikan melalui Erick Thohir terkait transformasi sepak bola Indonesia usai Tragedi Kanjuruhan.