In-depth

Jadi Incaran Juventus, Edouard Mendy Lebih Cocok Jadi Pelapis atau Pengganti Szczesny?

Minggu, 16 April 2023 20:27 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© Daniele Badolato - Juventus FC/Juventus FC via Getty Images
Kiper Juventus Wojciech Szczesny saat sesi latihan Liga Champions jelang laga antara Juventus vs Lyon Copyright: © Daniele Badolato - Juventus FC/Juventus FC via Getty Images
Kiper Juventus Wojciech Szczesny saat sesi latihan Liga Champions jelang laga antara Juventus vs Lyon
Perbandingan Mendy dan Szczesny

Melihat catatan Edouard Mendy yang mencetak 77,1 persen penyelamatan di 2020/21 dan 75,9 persen penyelamatan di 2021/22, bagaimana perbandingannya dengan Wojciech Szczesny?

Untuk membandingkannya, maka perlu melihat catatan Szczesny di dua musim yang sama dengan Mendy, di mana kiper berusia 32 tahun itu jadi andalan Juventus.

Di dua musim tersebut, musim 2020/21 dan 2021/22, Szczesny mampu mencatatkan masing-masing 73,6 persen penyelamatan dan 73,2 persen penyelamatan, atau bisa disebut konsisten.

Dari 78 laga yang dimainkan Szczesny dalam dua musim tersebut, ia kebobolan 82 gol atau memiliki rasio kebobolan 0,95 gol per laga.

Catatan ini lebih buruk dari Mendy yang kebobolan 68 gol dari 92 laga atau memiliki rasio hanya kebobolan 0,73 gol per laga.

Tapi jika melihat rasio gol, maka yang perlu digarisbawahi adalah peran pelatih dan sistem pertahanan yang ada di depan kedua kiper tersebut.

Di Chelsea, Mendy tertolong dengan pola tiga bek yang diterapkan Tuchel, sehingga ia menghadapi 251 tembakan ke gawang saja.

Sedangkan Szczesny harus merasakan dua pelatih dengan metode berbeda, yakni Andrea Pirlo dan Massimiliano Allegri dengan menghadapi tembakan yang lebih banyak sedikit ketimbang Mendy, yakni 256 tembakan ke gawang.

Melihat jumlah tembakan selama dua musim tersebut, sejatinya Szczesny punya rasio tembakan ke gawang lebih banyak yakni 3,2 tembakan ke gawang per laga, ketimbang Mendy dengan 2,7 tembakan ke gawang per laga.

Melihat catatan-catatan itu, maka Szczesny bisa dikatakan lebih unggul. Tapi, Mendy mampu mengimbanginya dengan persentase penyelamatan yang lebih baik.

Sehingga, hadirnya Mendy bukan hanya jadi pelapis Szczesny semata, melainkan pesaing, yang jelas akan menguntungkan Juventus jika memiliki dua kiper mumpuni yang bersaing untuk memperebutkan tempat utama.