x

Profil Stefano Cugurra Teco, Manusia Pertama yang Cetak Juara 3 Kali Beruntun di Liga 1

Sabtu, 26 Maret 2022 11:05 WIB
Editor: Juni Adi
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco menjadi pelatih pertama di Liga Indonesia sejak era profesional, yang mampu memenangkan gelar liga tiga kali beruntun.

INDOSPORT.COM - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco menjadi pelatih pertama di Liga Indonesia sejak era profesional yang mampu memenangkan gelar liga tiga kali beruntun.

Duel seru tersaji di laga lanjutan Liga 1 pekan ke-33 antara Bali United vs Persebaya Surabaya di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada Jumat (25/03/22) malam WIB.

Baca Juga

Bali United yang berambisi meraih kemenangan guna memastikan diri menjadi kampiun Liga 1 musim ini, langsung tampil menekan sejak menit awal. Peluang emas kembali menghampiri Serdadu Tridatu memasuki menit ke-23.

Lewat aksi individu, Eber Bessa melepas tembakan mendatar yang tepat sasaran. Namun, Ernando Ari Sutaryadi bisa menepisnya.

Baca Juga

Kans kembali muncul pada menit ke-27 setelah Stefano Lilipaly mengirim umpan pojok dan disundul oleh Spasojevic, tapi bola mampu ditepis Ernando.

Sejumlah peluang didapatkan Bali United, namun karena penyelesaian akhir yang buruk membuat Bali United kesulitan menembus pertahanan dan gawang Persebaya. Persebaya baru mendapat peluang emas pada menit ke-45 setelah dikurung Bali United.

Kali ini Ricky Kambuaya melakukan aksi individu dan mencipatkan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang bisa diblok Nadeo.

Baca Juga

Hingga babak pertama usai, skor 0-0 tak berubah. Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif. 

Mereka sukses memecah kebuntuan di menit ke-46, ketika Ricky Kambuaya memberikan umpan tarik kepada Bruno Moreira di luar kotak penalti. Tembakan keras Bruno masih bisa dihalau Nadeo.

Alih-alih memperkecil skor, Bali United malah kembali kebobolan. Persebaya malah berhasil mencetak gol di menit ke-65. Mereka mendapat tendangan penalti setelah Taisei Marukawa dijatuhkan Leo Tupamahu di kotak terlarang. 

Bruno Moreira yang jadi eksekutor sukses memperdaya Nadeo. Tim Bajul Ijo kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-70.

Kali ini, Samsul Arif yang mampu memanfaatkan bola di kotak penalti dan melepas tembakan. Skor 0-3 bertahan hingga pertandingan usai. 


1. Stefano Cugurra Teco dari Asisten Menjadi Raja Liga 1

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco.

Selain torehan sejarah yang dibuat oleh Bali United, sorotan tajam juga dialihkan kepada sang pelatih, Stefano Cugurra Teco.

Pria asal Brasil itu juga mencetak sejarah, sebagai manusia pertama sebagai pelatih di Liga Indonesia yang mampu membawa timnya meraih tiga gelar liga beruntun dalam tiga musim terakhir.

Baca Juga

Catatan itu membuatnya menjadi satu-satunya pelatih di Liga Indonesia yang pernah menjadi juara liga tiga kali beruntun.

Rinciannya, ia menjadi jawara Liga 1 2018 bersama Persija Jakarta. Setahun kemudian, Teco kembali mengulang prestasinya sebagai yang terbaik di Liga 1.

Namun, ia tak melakukannya bersama Persija. Ia sudah melabuhkan tangan dinginnya terlebih dahulu di Bali United.

Artinya, pada tahun 2019 tersebut, Bali United arahan Teco-lah yang menjadi juara Liga 1. Kini, mereka mengulangnya lagi pada musim 2021/2022.

Baca Juga

Stefano Cugurra Teco Pernah Tangani Persebaya

Secara prestasi kepelatihan, Stefano Cugurra Teco sejatinya sudah meraih empat gelar bergengsi Liga Indonesia. Satu lagi ia raih saat menjadi pelatih fisik di Persebaya Surabaya.

Saat itu Teco bekerja di bawah komandao pelatih kawakan, Jacksen F. Tiago. Bajul Ijo dibawanya meraih gelar Liga Indonesia musim tahun 2004 lalu.

Sekaligus menjadi gelar pertama Teco sebagai pelatih di sepak bola Tanah Air. Hal tersebut membuat Teco mempunyai ikatan emosional saat menghadapi Persebaya di laga penentuan juara semalam.

"Saya pernah bekerja empat musim di Persebaya. Saya tahu bagaimana orang Surabaya. Tapi, saya ingin tim kami menang," ucap pelatih Bali United itu sebelum pertandingan.

Baca Juga

Sementara itu Jacksen F. Tiago selaku mantan tandemnya saat melatih Persebaya, turut bahagia dengan pencapaian Stefano Cugurra Teco bersama Bali United.

"Saya ucapkan selamat kepada Teco dan Bali United yang telah menjuarai Liga 1 musim ini," kata Jacksen F. Tiago kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT via sambungan telepon, Sabtu (26/03/22).

Menurutnya, Stefano Cugurra Teco telah memperpanjang harum nama pelatih asal Brasil yang pernah berprestasi di Liga Indonesia. 

"Saya turut berbahagia sebagai sesama orang Brasil dan mantan rekan kerja di Persebaya Surabaya dulu tahun 2004. Dia telah mengharumkan nama pelatih Brasil di Liga Indonesia," cetusnya.

"Soal perolehan gelar saya pikir koleksi saya masih lebih banyak karena secara teknis di Persebaya edisi 2004 dia bukan pelatih kepala. Jadi gelar dia masih tiga, dan punya saya empat. Hahaha," tandas Jacksen dengan nada bercanda.


2. Bali United Cetak Sejarah

Suka cita pemain Bali United sambut gelar juara Liga 1. Pemanasan tim langsung berhenti. Foto: Nofik Lukman Hakim/Indosport.com

Meski mengalami kekalahan, namun Bali United tetap mengunci gelar Liga 1 musim ini setelah pesaing terdekatnya Persib Bandung hanya bisa bermain imbang 0-0.

Satu pertandingan sisa tidak mampu membawa Persib menyalip perolehan poin maksimal Bali United, 75 poin, andai mereka menang di pertandingan terakhir.

Baca Juga

Sementara Persib, poin maksimalnya adalah 71 poin jika mereka menang di laga terakhir Liga 1 musim ini.

Maka dari itu Bali United sudah bisa memastikan gelar satu pertandingan lebih cepat, karena kegagalan Persib meraih poin penuh di pekan ke-33.

Gelar Liga 1 ini membuat Bali United menorehkan sejarah. menjadi klub pertama yang mampu meraih gelar juara secara beruntun sejak era Liga Indonesia pada 1994. 

Baca Juga

Pencapaian tersebut terbilang cepat untuk klub yang baru berdiri sejak 2015. Pesta Bali United bakal terasa lengkap dengan pencapaian yang diraih salah satu pemainnya, Ilija Spasojevic.

Pemain naturalisasi Bali United itu berpeluang meraih penghargaan top skorer. Ilija Spasojevic saat ini mengemas 22 gol.

Spasojevic terpaut dua gol dari Ciro Alves (Persikabo 1973) dan tiga gol dari Carlos Fortes (Arema FC) serta Youssef Ezzejjari (Persik Kediri).

Persebaya SurabayaJacksen F. TiagoBali UnitedBola InternasionalStefano Cugurra TecoLiga 1Berita Liga 1Liga 1 2021

Berita Terkini