Kabut Asap Ancam Kejuaraan Takraw Internasional Riau

Sabtu, 14 Februari 2015 01:23 WIB
Editor:
 Copyright:

Titik api akibat kebakaran hutan di Riau semakin melebar, Saat ini tercatat titik api ada 65 titik api dari sebelumnya hanya 17 titik. Akibatnya, persiapan kejuaraan International Sepaktakraw Federation (ISTAF) Super Series yang rencananya diadakan di Riau jadi terhambat.

"Akan menimbulkan citra yang kurang bagus bagi daerah dan masyarakat Riau kalau ada kabut asap saat event itu digelar," kata Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Riau, Mansyur HS di Pekanbaru, Jumat.


Riau sendiri, sebelumnya melalui PSTI mengajukan diri sebagai tuan rumah menggantikan Sumatera Selatan. Alasannya lebih pada faktor balas budi sebab pada ajang Islamic Solidarity Games awalnya di Riau, namun akhirnya dilaksanakan di Sumatera Selatan. Selain itu mempertimbangkan alasan sejarah bahwa sepaktakraw berasal dari Melayu.

"Jumat (30/1) saya sudah bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga serta Sekjen sepaktakraw dunia. Hasilnya disambut baik untuk diselenggarakan di Riau," sambungnya.

Akan tetapi, terjadinya kembali kebakaran lahan dan hutan akan menjadi suatu ancaman. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru, hingga Jumat (14/02/15) pagi , Satelit Modis yang menggunakan Sensor Terra dan Aqua kembali mendeteksi pertambahan jumlah titik panas (hotspot) di Riau dari 17 menjadi 65.


 

2