Dadang menilai BMX Indonesia masih memiliki peluang untuk dapat berlaga di olimpiade 2016. Meski peluang tersebut dapatt dibilang tipis, namun Dadang akan fokus untuk mengumpulkan poin guna dapat menembus berlaga di Olimpiade.
"Sekarang sudah keluar hasil rangking di UCI, posisi Indonesia kalau tidak salah ada di posisi 19. Kami ingin punya kesempatan semua, masih banyak peluang, tinggal berapaa banyak kita ikut event yang direkomendasikan UCI untuk mendongkrak poin. Makanya kita memberangkatkan atlet putra kita ke kejuaraan dunia besok ini," jelas pelatih pelatnas balap sepeda BMX, Dadang Haries Poernomo.
Ada tidak ada pelatnas Dadang mengatakan bahwa tim balap sepeda BMX Indonesia tetap melakukan pelatnas, dan juga masih tetap berangkat untuk mengikuti kejuaraan balap sepeda BMC.
"Contohnya putra ikut kejuaraan dunia, walau PB cari dana gimananya, tujuannya tetap lolos Olimpiade kok. walaupun yang dipelatnaskan hanya yang putri saja. Putra ini non pelatnas, tapi kami tidak mikir lolos tidaknya, dan ikut kejuaraan dunia ini tidak sembarangan, untungnya Indonesia dapat dua slot. Cukup baguslah, mumpung kita mau start, siapa tahu bagus. Rangking putra juga sekarang udah bagus," sambung Dadang menilai atlet putra BMX Indonesia.
Tim BMX Indonesia juga tampaknya akan mengikuti kejuaraan dunia yang rencananya akan diadakan pada tanggal 25 Juli di Belgia nanti. Terlebih, BMX World Championship di Belgia ini adalah salah satu yang direkomendasikam UCI.
"Kejuaraan dunia itu salah satu yang direkomendasikan UCI, poinnya cukup. Tinggal lolos perdelapan saja dapat poin. Minimal penuhi yang Asia dulu, jangan yang jauh-jauh Eropa. Yang penting sekarang lagi banyak kita kirim nih, dan itu pengaruh pada negara kita," tukasnya.