Olimpiade Rio 2016

Sebelum Tampil di Olimpiade, Atlet BMX Indonesia Jajal Trek

Rabu, 17 Agustus 2016 01:13 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
 Copyright:

Pertandingan cabang balap sepeda BMX di ajang Olimpiade Rio 2016 akan dihelat pada 17-19 Agustus. Indonesia yang tak disangka-sangka dapat mengirimkan wakil di nomor ini telah melakukan persiapan maksimal agar dapat tampil apik.

Meski tak menargetkan meraih medali, Indonesia ingin penampilan perdana di cabang ini dilakukan sebaik mungkin. Karenanya wakil pertama dan satu-satunya, Toni Syarifudin, melakukan persiapan final dengan menjajal trek Olympic BMX Center di kawasan Deodoro, Rio de Janeiro yang akan digunakan dalam pertandingan nanti. 


Toni Syarifudin saat tampil dalam kejuaraan internasional di Banyuwangi. 

"Kemarin kami sudah mencoba trek itu, dan hari ini dapat kesempatan sekali lagi sebelum bertanding besok," kata pelatih balap sepeda BMX Indonesia Dadang Haries Purnomo di Rio de Janeiro kepada Antara. 

Arena yang berdiri di atas lahan seluas 4.000 meter persegi ini memiliki memiliki trek sepanjang sekitar 400 meter dengan berbagai rintangan seperti jalur "step up" yang tinggi dan juga sudut-sudut tajam.

Step up di trek Rio de Janeiro ini juga merupakan yang tertinggi dari trek-trek yang pernah dicoba oleh Tony Syarifudin.


Toni Syarifudin menjadi atlet BMX pertama Indonesia yang turun di Olimpiade. 

Dadang mengatakan, sebelum ke Brasil, Toni sudah mencoba trek di San Diego, AS, yang merupakan replika dari trek Olimpiade Rio de Janeiro 2016. 

Toni Syarifudin akan tampil lomba balap sepeda BMX Olimpiade 2016 pada Rabu (17/08) diawali dengan sesi time trial. Kemudian hari berikutnya babak penyisihan, sedangkan babak final berlangsung Jumat (19/08/16).