Atlet BMX Indonesia pertama dan satu-satunya di ajang Olimpiade Rio 2016, Toni Syarifudin, finis dengan catatan waktu 40,975 detik di babak seeding run.
Ia hanya terpaut 6,358 detik dari atlet BMX Prancis, Joris Daudet yang menorehkan catatan waktu terbaik dengan 34,617 detik.
Catatan waktu yang dibukukan Toni membuat atlet asal Solo tersebut harus menempati posisi paling buncit atau di posisi 31 dari 32 atlet yang tampil. Sebab atlet asal Latvia, Edzus Treimanis, gagal menyelesaikan pertandingan.

Meski mencatat hasil yang kurang memuaskan, Toni tetap melangkah ke babak perempatfinal. Ia tergabung di Heat 02 bersama atlet BMX ternama asal Inggris, Phillips Liam.
Pada babak perempatfinal, Toni akan melakukan tiga kali lintasan. Toni akan melakukan run pertamanya pada Kamis (18/08/16) pukul 23.30 malam nanti.